Warga Wotangare Tolak SK Pemberhentian Kades

oleh

Reporter Nafik

Lintasbojonegoro.com – Reaksi terhadap pemberhentian 6 kepala desa oleh Pemkab Bojonegoro yang ditandatangani PJ Bupati Bojonegoro beberapa waktu lalu terus bermunculan. Kali ini warga Desa Wotangare Kecamatan Kalitidu menyampaikan aspirasinya.

Belasan warga tersebut mendatangi rumah Kedes Wotangare Mukti Ali minggu (29/07/2018) sekitar pukul 18.30 wib. Mereka bersimpati dan ingin memberikan dukunganya kepada Kades.

banner

Menurut para warga tersebut, tindakan pemkab dengan memberikan SK pemberhentian tidaklah dibenarkan. ” Kita kesini untuk mendukung kades yang terdzolimi oleh tindakan pemkab,” Ujar salah satu warga Jalidin.

Jalidin menyampaikan, tidak ada kesalahan apapun yang dilakukan oleh Kades. Oleh karena itu, warga desa akan terus mendukung Kades dan menolak dengan adanya SK pemberhentian tersebut. ” Kita siap mendukung sampai akhir.” Tukasnya.

Hal senada diungkapkan oleh Munawir yang juga ikut mendukung Kades Mukti Ali. Menurutnya apa yang dilakukan oleh Pemkab Bojonegoro dalam hal ini PJ Bupati sangat kelewatan.

Melantik perangkat desa kata dia adalah merupakan kewenangan kades, bukan merupakan sebuah kewajiban. ” Pemkab bisa disebut intervensi kalau seperti ini,” Kata Munawir.

Pihaknya juga menolak adanya PLT Kades, jika sampai ada PLT di desa Wotangare, warga mengancam akan melakukan aksi.

Sementara itu Kepala Desa Wotangare Kecamatan Kalitidu Mukti Ali menyambut baik kedatangan para warga kerumahnya.

Kedatangan warga ini menurutnya merupakan wujud dukungan masyarakat kepadanya. ” Saya berterima kasih atas dukungan masyarakat yang masih percaya terhadap kepemimpinan saya,” Ucap Kades.

Pihaknya berjanji akan terus berjuang demi masyarakat, meski apapun resikonya. Dukungan dari masyarakat menurutnya sangat penting sebagai bukti bahwa Kades melakukan hal yang benar, sesuai aspirasi masyarakat dalam urusan rekrutmen perangkat desa.

” Dukungan dari masyarakat kita jadikan motivasi, kita akan berjuang sampai akhir.” Pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya sebanyak 6 kades telah diberhentikan secara tidak hormat oleh Pemkab Bojonegoro. Para kades ini dianggap telah melakukan pelanggaran perundang-undangan karena tidak segera melantik perangkat desa terpilih.

Keenam kades itu adalah kades Wotangare kecamatan Kalitidu, kades kuniran kecamatan Purwosari, kades Jatimulyo kecamatan Tambakrejo, kades Sukorejo kecamatan Malo, Kades Kedungrejo Kecamatan Malo dan kades sumberrejo Kecamatan Malo.(Nfk/Red)

banner