Warga Trucuk Berhati Lega, Diperbolehkan Kembali Lewat Jembatan Klacuk (Klangon-Trucuk)

oleh

Reporter Eko Purnomo
_____________________
Lintasbojonegoro.com.

BAGAIKAN jawaban lagu dari Pak Haji Rhoma Irama, “sekian lama…aku menunggu”, untuk bisa melewati jembatan , maka sekarang warga Trucuk, mori, Tulungrejo, lega kembali. Berikut ceritanya,

Keberadaan jembatan Klacuk (klangon-Trucuk), kemungkinan diimpikan sejak jaman londo, jepang hingga pulang, dan,ada yang menetap di beberapa kelurahan dan desa. Dander ada juga belanda, bojonegoro juga ada jepang-nya, termasuk tinggalannya, yakni,semut londo dan rumput jepang (tali rafia).

banner

Tetapi betapa “jumbulnya warga desa penghasil jambu kristal (mori ), jambu air & turtela (emping jagung), serta kuliner Lontong kikil/cingur sapi (Trucuk), adanya banner besar bertuliskan “29/11/2018” di tutup. Adanya tulisan itu banyak yang gembrobos keringat, pikirnya sederhana, liwat,endi isite lancar agar,segera sampai kota. Karena begitu ada uji coba untuk kemanusiaan , diperbolehkan untuk pejalan kaki, sepeda motor bahkan untuk mobil ambulan atau pengangkut orang sakit, di-olehi, karena demi kemanusiaan tadi, mengingat ada tambatan/penyeberangan perahu sudah ada beberapa yang,secara resmi ditutup.

Alhasil acara penutupan entah dengan pertimbangan munculnya kebijakan, dibuka kembali. “Entah siapa yang bernyanyi – kau yang mulai kau yang mengakhiri, kau yang berjanji kau yang mengingkari”, penulis tidak mau menelusuri cerita itu.

Menurut Kepala Pelaksana jembatan Klacuk (klangon-Trucuk), Ir. Agung Subeno, didampingi,asprinya Teguh Jiwandono, mengatakan, penggebutan untuk bisa dead line dengan waktu yang,ditentukan, selain 60 tenaga ditambah 9 personal lagi (bagian lampu) plus tukang pagar,selama hampir 2 minggu. “Doakan mas, semua bisa lancar, selamat, dan,segera terwujud yang konon,seperti lagu “sekian lama ..mereka menunggu”, sekarang kalau pagi penjagaan dari unsur Polantas saat jam berangkat sekolah, lalu,dari dishub hingga pukul 10.00.WIB. Sedangkan linmas Trucuk 06.00-13.00. Ship kedua 15.00- 18.00.WIB.

Kades Trucuk Danang,Pudji Asmoro, melalui,juru bicaranya Sekdes (PNS), Trucuk Drs. Pramudi, serta Jogoboyo Suyono, intinya berterima kasih pada pemberi kebijaksanaan dari berbagai pihak yang memperbolehkan warga Trucuk lewat jembatan impian ini.”demi keamanan,dan keselamatan, hingga saya rewangi jaga tiap malam, setengah 10 hingga tarqim, semua itu upaya cari manfaat yang baik. Yaa kondisi ko (eko, penulis ) kondisi, maklum kita, namanya belum,resmi lha barang material kathing glenthang, yaa kasihan juga wakere (dhe Su, sak koncone), laa yang lewat bukan orang trucuk, gek gek – e, enek butuh tapi ra niat tuku. E e ngalahi yaa demi kemanusiaan, ajeg karipan tak jadi,soal. Oh yaa, bayan,agus yo,sebut, liyane jogoboyo yono, termasuk RT. Hhhh”, ulas sekdes,Trucuk,Drs. Pramudi. **(Ekopurnomo),.

banner