Warga Bobol Tak Risau Jika Ada Banjir Bandang

oleh

Reporter Eko Purnomo

Lintasbojonegoro.com
BAGI warga desa Bobol kecamatan Sekar, terutama dusun Kaliklampok & dusun Dawe, bila ada hujan insensitas tinggi terjadi banjir bandang, konon bukan berita berita besar. “Sudah langganan”, kata mereka.

Kades Sekar Herinto, SH. didampingi kapolsek AKP. H. Rumadi, camat Imam, Bataud ramil sekar Serma Basuki, serta tim URC Sekar Suprapto dkk. Mengungkapkan bahwa, banjir bandang adalah identik kalender tahunan alam Bobol. Dan bukan kejadian diluar kebiasaan. Karena itu tidak perlu diperbesarkan ekspose pemberitaan.”ada 14 rumah yang diampiri air luapan sungai. Oleh karena itu upaya tahun ini adalah normalisasi mengeduk sungai sekitar,sepanjang 17 km. Mengingat posisi aliran sungai,tidak lurus, akan tetapi berkeloknya seperti lemparan tambang/tali tampar, sehingga bila air dari hulu turun sampai meluap yaa tak teratur, setengah jam paling lama sudah berlalu. Dan masyarakat sudah siaga sendiri sendiri jika turun hujan ada lebat. Termasuk pupuk untuk tanaman. Karena keberadaan pupuk dirumah,warga ibarat cadangan cairan infus atau oksigen untuk penunjang kelangsungan hidup”.

banner

Camat Sekar Imam, SH. MM. Menyebutkan bahwa semua desa di wilayah sekar, semua langganan banjir bandang, kecuali desa klino, semua karena thopography bertebing. Alhamdulillah warga sudah ontime tanggap darurat, teman teman muspika respon disegala cuaca.”

Kapolsek Sekar AKP.H.Rumadi, SH. Selalu siaga disegala kejadian, termasuk jika terjadi banjir tidak harus menunggu laporan dari warga, tetapi jika dengar ada kejadian tim URC Sekar langsung bertindak, termasuk melakukan evakuasi jika diperlukan”

Dari posramil Serma Basuki, selalu komitment untuk bertindak bersama sama instansi lain, jika terjadi hal hal karena fenomena alam seperti banjir, tanah longsor”.

Anggota URC kec. Suprapto, turut berpesan, jika terjadi banjir bandang yang paling dibutuhkan adalah bibit tanaman, seperti jagung, wineh padi, kacang hijau. Bukan sejenis mie instant atau nasi bungkus.

Beberapa warga mengakui sikapnya kades Bobol Harinto, SH. serta perangkat desa dan RT.RW. Semua saiyek saekoproyo ceoat bertindak alias cepat merespon”…..(Ekopurnomo)

banner