Ternyata di Bojonegoro Juga Ada Prostitusi Online, Harganya Tidak Sampai Puluhan Juta

oleh

Reporter Dian

Lintasbojonegoro.com — Tidak hanya di Surabaya saja yang heboh dengan prostitusi online (Artis) dengan tarif puluhan juta rupiah. Ternyata di Bojonegoro terdapat pula Prostitusi online yang dijalankan oleh seorang warga Desa Tanjungharjo Kecamatan Kapas Berinisial YL (46).

Bedanya, bisnis esek-esek yang dijalankan YL ini masih tergolong UMKM, karena tarifnya tidak fantastis mencapai puluhan juta rupiah.

banner

Dalam press rilis ungkap kasus Selasa (08/01/2019) di halaman Mapolres Bojonegoro disampaikan bahwa,
Tim Cyber polres Bojonegoro berhasil mengungkap bisnis esek – esek yang dijalankan secara online oleh seorang mucikari berinisial YL (46) salah satu warga Desa Tanjungharjo Kecamatan Kapas — Bojonegoro pada Senin (07/01/2018) malam.

Pelaku berhasil diamankan petugas saat menjalankan bisnisnya di salah satu hotel di jalan veteran. Saat ditangkap, petugas juga memergoki seorang PSK berinisial Y (32) dan pria hidung belang berinisial B di lokasi.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli SH, SIK MH. mengatakan, operasi tim cyber polres ini berawal dari laporan masyarakat yang merasa gerah dengan adanya praktek prostitusi online tersebut.

Dari informasi itu petugas kemudian bergerak, hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka.

Kapolres melanjutkan, modus tersangka YL adalah dengan cara menawarkan para PSK binaannya melalui aplikasi chatting WhatsApp.

Setelah ada peminat (pria hidung belang), negosiasi dilakukan melalui pesan WhatsApp hingga terjadilah kesepakatan harga dan lokasi penginapan.

” Hotel dan lain lain pelanggan yang menentukan, untuk harga mulai dari 500,700, hingga 1 juta rupiah,”Jelas Kapolres.

Dari tarif tersebut pelaku (mucikari) mendapatkan upah sekitar 30 persen dari harga yang sudah ditawarkan.

Para PSK binaan YL ini juga tergolong masih muda, sedangkan pelanggan setianya juga berasal dari berbagai kalangan.

Dalam kasus ini hanya mucikari (YL) yang ditetapkan menjadi tersangka sesuai undang-undang.

Sedangkan pelanggan (pria hidung belang) baru bisa dijerat jika ada pelaporan pasal perzinaan oleh isterinya.

Akibat perbuatannya tersangka dikenakan pasal nomor 12 Undang- Undang Nomor 21 tahun 2017 tentang perdagangan orang, dan juga UU ITE Nomor 11 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan uang tunai sebesar Rp 300 ribu, satu buah Handphone,dan beberapa gambar yang di duga PSK.

banner