Tenaga Kerja Yang Terserap di Proyek JTB Masih Jauh dari Target

oleh

Lintasbojonegoro.com – Memasuki pertengahan tahun 2018, tenaga kerja yang terserap di proyek jambaran tiung biru (JTB) masih jauh dari harapan. Dari target 4000 tenaga kerja, baru 100 lebih tenaga kerja yang terserap.

” Baru diatas 100 tenaga kerja ini masih jauh dari target,” Kata Kabid pengembangan dan penempatan tenaga kerja dinas Perinaker Bojonegoro Joko Santoso Selasa (17/07/2018).

Hal itu membuat Pemerintah kabupaten tidak bisa menggantungkan pengurangan angka pengangguran yang cukup signifikan di proyek nasional tersebut.

banner

Sekitar 100 tenaga kerja yang terserap di proyek JTB itu adalah tenaga driver dan beberapa tenaga skill. Sementara tenaga non skill belum banyak yang bisa terserap.

Pihaknya mengaku terus berkoordinasi dengan pihak mainkon maupun subkon proyek JTB untuk masalah rekrutmen tenaga kerja. ” Kita jalin komunikasi, kalau ada lowongan langsung kita uplod di website matoh karir, meski saat ini masih belum banyak,” Imbuhnya.

Selain bukan industri padat karya, proyek JTB hanyalah sementara, jika nanti proyek infrastruktur disana telah usai maka pengangguran baru akan kembali bermunculan.

” Kita tidak bisa terlalu berharap karena disana sementara, meski begitu harapannya 4000 tenaga kerja tetap terserap pada nantinya.”Pungkasnya.(Red)

banner