Serentak, 6 Hari Guru Honorer Se-Bojonegoro Bakal Tidak Masuk Mengajar

oleh

Reporter Dian

Lintasbojonegoro.com — Selain melakukan aksi unjuk rasa menuntut pemerintah agar memberikan rasa keadilan, ratusan guru honorer se-kabupaten Bojonegoro bakal serentak tidak masuk mengajar selama 6 hari kerja.

Mereka sepakat dari tanggal 1 sampai 6 Oktober 2018, untuk tetap di rumah dan tidak mengajar ke sekolah.

banner

” Kita sudah ijin ke sekolah untuk tidak masuk selama 6 hari,” Ujar Surya salah satu Guru Honorer di kecamatan Kasiman.

Ijin tidak mengajar ini merupakan rentetan aksi para guru honorer untuk menolak keputusan pemerintah dalam CPNS tahun 2018.

Himbauan Disdik

Menanggapi hal itu, pihak dinas pendidikan kabupaten Bojonegoro juga sudah mengeluarkan himbauan kepada seluruh guru honorer se-kabupaten Bojonegoro agar tidak melakukan aksi ijin tidak mengajar serentak.

Karena akan berdampak kepada anak didik yang bakal dirugikan karena ketidak hadiran guru.

Ketua PGRI : Ali Fatikin

Sementara itu, Ketua PGRI Bojonegoro Ali Fatikin juga menghimbau agar guru honorer tidak melakukan aksi serentak ijin tidak mengajar.

Karena biar bagaimanapun jangan sampai murid yang akan menjadi korban. ” Kalau aksi hari ini saya sangat mendukung, tapi untuk tidak mengajar selama 6 hari saya tidak mendukung,” Ungkap Ali Fatikin.

banner