Selain Mengajar, Oknum Guru di Balen Nyambi Main Judi

oleh

Reporter Dian

Lintasbojonegoro.com — Seorang Oknum Guru PNS, Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Balen harus berurusan dengan aparat kepolisian, akibat pekerjaan sampinganya yang tidak patut ditiru, yaitu bermain judi.

Apes yang dialami oleh oknum guru penjaskes tersebut terjadi pada awal Januari lalu, tepatnya pada tanggal 6 Januari 2019.

banner

Dari informasi yang disampaikan
Staf Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Diknas Bojonegoro, Abdul Wachid. Kasus tindakan pidana Perjudian yang dialami Oknum guru tersebut sudah dilaporkan oleh kepala UPT setempat.

“Memang benar, surat laporan dari Kepala UPT Pendidikan Wilayah VIII sudah masuk ke Kantor Diknas Bojonegoro. Sekarang ini surat laporan tersebut sudah diproses untuk diajukan kepada Bupati Bojonegoro,” terang Mbah Dul sapaan akrabnya.

Mbah Dul menambahkan, dalam laporan tertulis yang dibuat Kepala UPT Pendidikan Wilayah VIII sudah ditandatangani oleh Kepala Kantor Disdik Bojonegoro Hanafi.

Dimana menyebutkan bahwa oknum Guru PNS tersebut bertugas di salah satu Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kecamatan Balen sebagai Guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes).

“Terhitung mulai tanggal 7 Januari 2019 kemarin oknum Guru PNS yang mengajar bidang studi Penjaskes sudah tidak masuk kerja lagi,” Imbuhnya.

Hal itu dikarenakan oknum Guru PNS tersebut di amankan di Mapolres Bojonegoro guna proses hukum lebih lanjut.

Akibat pekerjaan sampinganya itu, kini oknum guru tersebut harus rela mendekam dibalik jeruji.

Saat ini, untuk mengisi kekosongan bidang studi penjaskes di Sekolah tersebut, pihak Kepala Sekolah telah menunjuk atau menugaskan guru lainnya untuk mengajar bidang studi penjaskes.

Sehingga Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah tidak terganggu dan berjalan seperti biasanya.

Foto : Ilustrasi