Sehari Ada 1.000 lebih Siswa Ambil DAK di Bank BPR

oleh

Lintasbojonegoro.com – Setiap hari ribuan siswa SLTA se kabupaten Bojonegoro berbondong-bondong mendatangi bank BPR Bojonegoro. Para siswa ini berencana mencairkan dana alokasi khusus (DAK) pendidikan yang diberikan oleh pemerintah daerah.

Karena banyaknya siswa yang melakukan pengambilan DAK, kantor BPR pusat di jalan KH. Hasyim Asy’ari penuh sesak. Para siswa maupun orang tuanya harus rela antri di halaman parkir kantor BPR untuk menunggu proses pencarian dana kurnag lebih Rp. 1 juta tersebut.

Direktur utama PD BPR Bojonegoro Sutarmi mengatakan, setiap harinya BPR menyediakan Rp. 1,3 milyar dana untuk pencarian DAK pendidikan.

banner

” Sehari kita sediakan 1,3 milyar, kurang lebih untuk 1000 siswa,” Ujarnya.

Selain di kantor pusat, pencairan DAK bisa juga dilakukan di kantor cabang BPR di kecamatan Kalitidu, sumberrejo, dan Kedung adem.

Pencairan DAK pada tahun ini telah mulai dibuka sejak akhir Juni lalu, atau sekitar dua Minggu lebih sudah berjalan. Setiap pagi hari kantor BPR sudah dipenuhi oleh siswa yang akan mencairkan dananya.

Maski harus antri berjam-jam, dan diluar ruangan, mereka rela menunggu untuk memperoleh uang bantuan pemerintah tersebut.
” Sebenarnya bisa diambil kapanpun uangnya tapi mungkin kebutuhan juga,” Kata Sutarmi.

BPR juga memberikan pelayanan pencairan dana ke sekolah – sekolah jika diminta pihak sekolahan. Namun fasilitas itu belum banyak digunakan oleh pihak sekolah.

Tercatat baru ada dua permintaan yang diterima BPR untuk pelayanan tersebut. ” Ini baru ada dua sekolah yang minta kami datangi,” Lanjutnya.

Dengan banyaknya siswa yang datang hampir setiap hari ke Kantor BPR, pihak manajemen berusaha memberikan pelayanan sebaik mungkin.

Seluruh informasi mengenai persyaratan dan proses pencarian dana sudah diberikan jauh hari sebelumnya ke pihak sekolah maupun pemerintah desa.

” Sudah kita infokan semua baik ke sekolah maupun desa, jadi siswa datang kesini jika syaratnya sudah lengkap, bisa proses cepat sehari selsai.”Pungkasnya.

banner