Proyek Pipa Gas KWRK Masih Bermasalah Dengan Warga

oleh

Lintasbojonegoro.com – Konsorsium Wika Rabanan Kelsri (KWRK) yang saat ini mengerjakan Proyek pipa milik Pertagas dari Gresik hingga Semarang (Gersem) ternyata masih menyisakan masalah dengan warga di daerah Bojonegoro. Salah satunya di desa pungpungan Kecamatan Kalitidu, dimana masih banyak warga yang belum menerima ganti rugi.

Hal itu dibenarkan oleh kepala desa Pungpungan Heri Agus S Selasa (15/05/2018). Menurutnya masih banyak warga yang belum mendapatkan ganti rugi dari pihak KWRK.

” Banyak yang belum terselesaikan, seperti sewa lahan, hingga ganti rugi,” Kata Kades.

banner

Untuk ganti rugi akibat dampak pengerjaan penanaman pipa, kades setiap hari menanyakan hal itu kepada manajemen KWRK. Namun hingga sekarang seluruhnya belum terselesaikan. ” Ada 5 warga tepatnya yang belum menerima ganti rugi, Suyitno, Darji, , Sucipto, Anis, mustofa,” Ujar Kades.

Salah satu warga yang belum menerima ganti rugi Suyitno(40) menceritakan
bahwa apa yang di lakukan oleh Perusahaan PT KWRK sangat tidak adil, dirinya dan 4 orang lainya sampai saat ini tidak mendapat kopensasi. Padahal rumahnya ikut terdampak akibat adanya pengerjaan proyek tanam pipa.

” Ada retak-retak di dinding, tong tempat sampah juga rusak akibat ada pengerjaan, perusahaan seakan tidak bertangung jawab,padahal tetanganya yang lain-lainya sudah mendapat ganti rugi,” Kesal Suyitno.

Kata Suyitno, saat sosialisasi di Balaidesa dulu, yang mendapat ganti rugi itu adalah luberan, galian tanah yang mengganggu dan merusak tanaman, dinding retak-retak, dan kerusakan aset warga, termasuk tanaman hidup yang mati akibat pengerjaan proyek.

“Sampai saat ini saya dan tetanga saya belum menerima,walau nama dan data saya ada,justru tetanga yang lainya sudah ada yang menerima,” Jelasnya.

Suyitno sudah sering mempertanyakan ke Kades Pungpungan, tapi menurutnya Kades kurang komunikasi, semua seakan-akan sudah di selesaikan oleh Kasun.

“Kades sepertinya tidak ada usaha,di telepon hpnya gak di jawab, saya telepon KWRK juga gak di angkat.” Cetusnya.

Pengerjaan pemasangan pipa Gas milik Pertagas ini, PT KWRK mensubkan kembali ke beberapa PT di setiap dua kilometernya.

Dalam area pengerjaan di Wilayah Desa Pungpungan, penanaman Pipa dikerjakan oleh PT Titan, sedangkan pengerjaan Penyambungan Pipa di lakukan oleh PT ACM.

Sementara itu perwakilan dari manajemen KWRK Wawan ketika dikonfirmasi lintasbojonegoro.com mengenai permasalahan ganti rugi tersebut berjanji akan segera menyelesaikannya.

” Besok akan kita selesaikan, paling lambat kamis,” Jelas Wawan.

banner