Projo Bojonegoro Laporkan Masalah Klenteng ke Presiden

oleh
Foto Halaman Depan Klenteng Bojonegoro

Lintasbojonegoro.com – Dewan pimpinan cabang (DPC) Pro Jokowi (Projo) Kabupaten Bojonegoro mengadukan Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro, Pransis Sinaga SH, MH, ke Presiden RI Joko Widodo.

Selain itu, Ketua Pengadilan juga dilaporkan kepada Kepala Badan Pengawas Hakim Mahkamah Agung RI, Menko Pol HuKam, Menteri Hukum dan HAM, serta KomNas HAM. Hal itu disebabkan ketetapan dari Ketua PN Bojonegoro terhadap eksekusi putusan MA tentang sengketa Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Bojonegoro diduga dianggap tidak tepat.

DPC Projo Kabupaten Bojonegoro menerima aduan terhadap perkara itu dari Gandhi Koesmianto alias Go kian, selaku ketua TITD Hok Swie Bio Bojonegoro, dan pemohon eksekusi.

Ketua DPC Projo Bojonegoro Hasyim, Rabu (13/12/2017), menjelaskan, jika Ketua PN sekarang ini telah bersikap tidak adil dan lebih berpihak kepada termohon eksekusi, dengan kejadian seperti ini menjadi lumpuhnya keadilan di Bojonegoro.

Kasus Klenteng ini hal Kecil bagi DPC Projo Bojonegoro, bagaimana Hukum yang menyangkut hal – hal yang besar di Bojonegoro, mental hakimnya masih berpihak pada kepentingan Kekuasaan lokal penguasa lokal dan Sepihak.

“Dan itu sangat bertentangan dengan penetapan Ketua PN lama (Khamim Thohari) yang menetapkan pelaksanaan eksekusi sesuai dengan penetapan nomor 39/Pdt.G/2013/PN.Bjn tertanggal 30 Desember 2016,” Jelasnya.