Polsekta Bojonegoro Tingkatkan Pos Kamling Jelang Pemilu Dan Pilkades

oleh

BOJONEGORO – Kapolsek Kota Bojonegoro, Kompol Eko Dhani R, menghimbau kepada para Kepala Desa (Kades), Kepala Kelurahan (Lurah) dan masyarakat agar menciptakan situasi Kamtibmas semakin kondusif menjelang pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 dan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Bojonegoro pada Juni 2019 mendatang.

“Tingkatkan kewaspadaan di setiap pos keamanan lingkungan (pos kamling). Dan segera koordinasikan dengan pihak berwajib jika ada persoalan yang dimungkinkan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas),” kata Eko Dhani R. pada acara Konperensi Kepala Desa dan Kepala Kelurahan seKecamatan Bojonegoro, Kab. Bojonegoro, bertempat di Balai Desa Sukorejo, Senin (18/3/2019).

Menurut Kapolsek Eko Dhani, sampai saat ini situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kota Bojonegoro sangat kondusif. Meski demikian, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan bersama Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) yakni Polsek, Kecamatan dan Koramil serta dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat. “Bhabinkamtibmas di setiap desa dan kelurahan selalu memantau perkembangan kamtibmas. Bila ada persoalan di desa seyogyanya bisa diselesaikan sehingga tidak sampai masuk ranah hukum yang berlarut-larut penyelesaiannya,” tuturnya.

banner

Eko Dhani berharap agar masyarakat tidak memviralkan sesuatu yang semula dianggap biasa namun ternyata bisa menimbulkan keresahan dan kerugian pihak lain. Ia mencontohkan, ada beberapa oknum anggota Polri yang diproses oleh Propam Polri karena mengunggah sesuatu kejadian di medsos yang ternyata menimbulkan pro dan kontra. “Anggota tersebut ketika diproses mengaku mengunggah sebuah kejadian di medsos hanya untuk guyon, namun ternyata ada pihak yang merasa dirugikan. Oleh karena itu masyarakat jangan pula ikut melakukan tindakan serupa karena bisa merugikan diri sendiri,” tegasnya.

Menurut Eko Dhani, munculnya sebuah masalah di masyarakat seringkali bermula dari sifat dengki dalam diri seseorang. Kemudian dikembangkan dalam sebuah tindakan yang mengabaikan norma-norma yang ada, hingga akhirnya menimbulkan keresahan dan bisa menimbulkan gangguan Kamtibmas dan merugikan masyarakat. “Boleh iri karena bisa jadi iri positif. Tapi jangan sekali-kali memelihara sifat dengki karena bisa menimbulkan kerugian,” tuturnya.

Kapolsek yang dikenal dengan masyarakat ini, juga berpesan kepada panitia Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) di wilayah hukumnya agar selalu berkoordinasi dengan aparat penegak hukum jika ada aturan atau tata cara pelaksanaan Pilkades dalam Undang-Undang Desa, Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri, Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati, yang tidak dipahami. Sehingga tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari. “Kami selalu siap menerima siapapun yang mengajak diskusi dan koordinasi. Juga siap menerima kritik dan saran karena kritik dan saran tersebut bersifat membangun,” tutur Kompol Eko Dhani. (Kang Zen)

banner