Polsek Sumberrejo- Babinkamtibmas Mediasi Pelaku Pencurian Kotak Amal Masjid

oleh
Bhabinkamtibmas Desa Mlinjeng Mediasi Seorang Pemuda Ketahuan Mencuri Kotak Amal di Desa Binaannya

LintasBojonegoro.com – Bhabinkamtibmas Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo Bripka Rahmad Purwadi memediasi seorang pemuda yang ketahuan mencuri sebuah kotak amal di Masjid Desa Binaannya pada hari Minggu (14/01/2018) siang tadi sekira pukul 11.30 WIB tepatnya di Dusun Klampisan Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo.

Adapun identitas pemuda yang ketahuan mencuri sebuah kotak amal di Masjid bernama SKM (27) warga Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo dan diketahui cacat mental.

Menurut Bhabinkamtibmas Desa Mlinjeng Bripka Rahmad Purwadi mengatakan bahwa kronologi kejadian terjadi pada hari Rabu (10/01/2018) sekira jam 23.30 telah terjadi tindak pidana pencurian uang kotak amal di Masjid Dusun Klampisan Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo yang dilakukan oleh SKM.

Pemuda yang diketahui tidak memiliki pekerjaan dan cacat mental ini pada saat mencuri uang di dalam Masjid yang berada diruangan tingkat, aksinya diketahui oleh 2 orang penjaga Masjid.

Melihat kejadian tersebut, pelaku langsung ditangkap oleh kedua penjaga Masjid”, terang Bripka Rahmad Purwadi.
Dari hasil penggeledahan kepada pelaku, didapati pelaku mengambil uang senilai Rp. 100.000,- yang berada di dalam kotak amal Masjid tersebut.

Guna meredam warga yang emosi terhadap kejadian tersebut oleh pelaku, kemudian pelaku diamankan ke Mapolsek Sumberejo”, imbuh Bripka Rahmad.

Selanjutnya sesuai permintaan Kepala Desa dan Warga Mlinjeng, pelaku agar tidak diproses hukum dan dikembalikan kepada orang tuanya.

Selanjutnya warga membuat peryataan secara tertulis tidak akan menuntut secara hukum dan pelaku dikembalikan kepada keluarganya”, lanjut Bripka Rahmad.

Dalam mediasi tersebut, selain disaksikan oleh Bhabinkamtibmas Desa Mlinjeng Bripka Rachmat Purwadi juga disaksikan oleh Brigadir Edy S, Brigadir Ahmadin, Kades Mlinjeng Sugiri, Tokoh Agama H. Muni Djan, Tokoh Masyarakat Rawi, Ketua RT Mudjiono, Karang Taruna M. Rubai dan Ibu pelaku memberi teguran kepada pelaku untuk tidak mengulangi perbuatan pencurian. (Dik)