Perekaman E-KTP kecamatan Ngasem hampir Tuntas

  • Whatsapp

Reporter Eko Purnomo

Lintasbojonegoro.com — SIGAPNYA kecamatan Ngasem, bagaikan alur cerita dalam Televisi dengan Istilah Kejar Tayang.

Camat Ngasem Machmudin, AP.MM. didampingi,Sekcam Ardhian, SSTP. MM. Seksi IT Moch.Khoiri, Menjelaskan , dari instruksi ibu Bupati Bojonegoro bulan nopember 2018, tentang untuk segera melaksanakan perekaman E- KTP Bagi yang sudah wajib ber-KTP, Maka semua perangkat pemerintahan untuk segera melaksanakan, insya Allah, dengan kita gebut bak alur cerita kejar Tayang itulah, termasuk bagi lansia, penyandang kekurangan phisik pun kita laksanakan jemput bola.

“Intinya, dari bulan nopember itu kekurangan ada sekitar 3000, dari 17 desa, seiring perjalanan waktu hingga minggu terakhir februari 2019, tinggal 500 an lah. Insya Allah awal,april 2019 tuntas. Sorry, hari ini kami jadwal kegiatan di desa Mediunan dengan pak,Kiswaji, silahkan dengan pak Sekcam, data angka ke abbah khoir , pak pianto wis monggolah , keterkaitan perihal E-KTP. Agenda investigasi $elasa, kemarin saya tunggu nggak datang, mules ngopi infonya. Silahkan dilanjut,,dengan pak Sekcam,dll.”, himbau Camat mantan Kabag Humas Pemkab.

Sekcam Ngasem, menambahkan, bahwa untuk kejar tayang perekaman E-KTP, selain melayani rutin dikantor kecamatan, juga melaksanakan jemput bola bagi Lanjut usia dan penyandang disfabel, ditunjang mobil operasional disdukcapil, yang sudah dilakukan jemput bola desa Trenggulunan dan desa Sendangharjo, berikut desa wadang. Untuk katagori tersebut, dikarenekan tidak memungkinkan bila di bonceng sepeda motor, semua demi efisien namun tercapai target. Nanti monggo data di pak kasi yanmum,,pianto, SH.

Selanjutnya kasi pelayanan umum Pianto, SH. Menguraikan bahwa faktor keterlambatan itu kadang entah perangkate gak menyampaikan atau memang orange sing aras arasen, sejak ada dawuh panjenenganipun (Bupati-red), lalu pak Camat memerintah, pak pik, segera bikin surat untuk para kades agar mengingatkan warga yang sudah wajib ber-KTP, segera mengurus, sebab pelayanan di instansi tetap dibutuhkan KTP, termasuk saat menerima bantuan pun, pasti KTP nya mana, rausah aduoh aduoh tiap surat masuk nok pak khoiri pasti lha ki piye KTP ne raenek, piye nak nggarap, NIK tidak ada. Itu baru pak khoiri, hhh. Lha tiap konferensi senin yaa saat saya diberi kesempatan menyampaikan , hal itu selalu kami sisipkan. Kemarin waktu di trenggulunan, sampai maghrib karena medan dan rumahnya berjauhan. Bahkan di sendangharjo sampai pukul 21.00.WIBB.”untuk katagori terlambat pelaporan waktu perhitungan kekurangan perekaman yakni desa Bandungrejo dan desa Wadang. Dominasi terbanyak ya wadang karena penduduk terbanyak desa wadang”, ulas kasi Yanmum.

Kasi Pem. Maji, SH. Untuk melaksanakan pelayanan prima memang kecamatan ngasem,selain melayani di kantor full jam kantor, juga melaksanakan jemput bola. Untuk desa mana, itu sesuai kesiapan desanya syukur bisa berdekatan, misal tengger-,sambong, dukoh-ngantru.

Staf Ahli IT Kecamatan Ngasem Moch.Khoiri, SH. Menyebutkan pula bahwa operator kecamatan ngasem full ready. Maka optimis april 2019, pas gawene negara, kecamatan tuntas perekaman. “Di ngasem di tugaskan jadi operator komputer kog sampai belum mahir,,saya usul pak camat. Tolong pak padoske ijol mawon, ha ha ha ha..”, kata Mantan,Sekdes Bareng yang dikenal tercukupi bekal ilmu dunia akhirat.

Kasi Trantib, Kasban, SH. Juga selalu,ready. Karena awal april harus tuntas, maka semua gerak cepat, termasuk berulang ulang kali ngabari perangkat, dan tiap dievaluasi beliau (camat-red), kami juga meluncur ke desa termaksud, melu ngandhani. Maka abbah khoiri…ri, tadi kecamatan ngasem selalu ready..ya..memang benar. Abbah khoiri yoo..pancen kalau dirumah yaa guru ngaji TPA. dulu sekdes bareng.”, imbuh komandan Kasban,SH.###(ekopurnomo).

  • Whatsapp

Pos terkait