PEPC Salurkan Akses Sanitasi Bagi 130 KK di Kaliombo

oleh

LintasBojonegoro.com — Dalam rangka mendorong dan mempercepat terwujudnya komunitas & desa ODF (Open Defecation Free) atau bebas buang air besar sembarangan, *Pertamina EP Cepu (PEPC)* melalui program pengembangan masyarakat berkelanjutannya salurkan bantuan akses sanitasi bagi 130 KK di *Desa Kaliombo, Kabupaten Bojonegoro*. Awali serah terima bantuan jamban, PEPC menggelar kegiatan *Musyawarah Desa dan Kampanye Kesehatan* bertempat di *Balai Desa Kaliombo* pada hari *Jum’at, 8 Maret 2019*. Acara tersebut dihadiri oleh Edi Arto selaku Community Relations & CSR PEPC, Dasmin selaku Kepala Desa Kaliombo, Bayudono selaku Camat Purwosari, Dr Novi selaku Kepala Puskesmas Purwosari beserta 130 KK penerima manfaat di Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro.

Dalam kegiatan Kampanye Kesehatan tersebut, Edi Arto menyebutkan tingginya komitmen PEPC terhadap ketersediaan akses sanitasi sekaligus mendukung Gerakan Desa Sehat dan Cerdas (GDSC) yang merupakan program Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. “Program Akses Sanitasi yang menyasar 4 Desa di wilayah Bojonegoro ini sudah diimplementasikan PEPC sejak tahun 2016 sehingga total Penerima Manfaat hingga saat ini adalah 390 KK,” jelas Edi. Adapun 4 Desa yang disasar termasuk dalam wilayah Area Akses Jalan (AAJ) Project Gas Jambaran – Tiung Biru (JTB). Edi melanjutkan, sebagai upaya optimalisasi pemberdayaan masyarakat, PEPC bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat yang berasal dari Kabupaten Bojonegoro bergerak di bidang peningkatan kesehatan masyarakat.

Baik Kepala Desa Kaliombo maupun Camat Purwosari menyatakan apresiasinya terhadap program pengembangan masyarakat yang diterapkan oleh PEPC. “Sinergitas PEPC dengan Pemerintah Kabupaten sesuai dengan cita-cita Bojonegoro menuju Open Defecation Free (ODF). Dalam hal ini, kami dari Pemerintah Kecamatan Purwosari mengucapkan terima kasih karena melalui program CSR nya, PEPC telah membantu kami meningkatkan kesehatan warga kami,” ujar Bayudono.
Program pengembangan masyarakat berupa akses sanitasi yang dilakukan PEPC bertujuan untuk memperoleh manfaat yang berkelanjutan. Selain menyerahterimakan 210 paket jamban kepada TP PKK Kabupaten dan Pemerintah Desa sejak tahun 2016, PEPC juga bekerjasama dengan TP PKK dalam upaya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui pemanfaatan jamban atau dengan tidak BAB sembarangan. “Kegiatan Kampanye Kesehatan ini merupakan bagian penting dalam keberlanjutan program Akses Sanitasi, untuk meningkatkan rasa tanggung jawab penerima manfaat dalam mempergunakan akses sanitasi yang efisien dan efektif,” jelas Edi.

banner

Hadir dalam kegiatan penyuluhan dan kampanye kesehatan tersebut, Narasumber dari Puskesmas Purwosari. Dalam kegiatan penyuluhan tersebut, 130 KK yang hadir mendapat informasi terkait pentingnya akses sanitasi dimana tinjauan kesehatan membuktikan bahwa sanitasi yang tidak layak menjadi faktor penyebab penularan berbagai penyakit seperti diare, kolera, disentri, hepatitis A, tifus, polio dan terhambatnya pertumbuhan pada Balita. Faktor tersebut menyebabkan urgensi penyediaan akses sanitasi yang layak khususnya bagi masyarakat perdesaan baik di Indonesia maupun di negara lainnya kian mendesak. Hal tersebut juga memicu PBB menetapkan sanitasi sebagai hak azazi manusia pada tahun 2010 silam.
Keberhasilan program peningkatan kesehatan pada penciptaan lingkungan yang kondusif (enabling environment), peningkatan kebutuhan sanitasi (demand creation) serta peningkatan penyediaan akses sanitasi (supply improvement). “Setelah diberikan fasilitas sanitasi dan penyuluhan kesehatan, PEPC berharap para penerima manfaat dapat mengembangkan perilaku higienis dan pada akhirnya memperbaiki tingkat kesehatan, khususnya di Kabupaten Bojonegoro,” imbuh Edi.

Saat ini, PEPC menjadi operator proyek Jambaran Tiung Biru dengan target on-stream pada tahun 2021 yang memproduksi sales gas sebesar 192 MMSCFD. Dalam menjalankan proses bisnisnya, PEPC akan berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif pada pengembangan masyarakat, khususnya di sekitar wilayah Bojonegoro.

banner