Pengukuran Tanah Peralihan Nama di Desa Mori

oleh

Reporter Eko Purnomo

Lintasbojonegoro.com — Desa Mori Kecamatan Trucuk melaksanakan pengukuran tanah diluar program PTSL.

Kepala desa mori Andik didampingi sekdes mori, imron rosyidi, bersama petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN), Mahfud Afandi, melaksanakan pengukuran sebidang tanah dari,asal nama sumopar turun ke sugiarto (ketua RT 10).

banner

Menurut petugas BPN saat itu, (5/10/2018), mahfud, kendala dilapangan adalah bila tanpa didampingi perangkat desa, yakni tentang batasnya.dan jika tanah sudah bersertifikat adalah biasane pathok-e hilang”.

“Bila ada pemohon langsung kita mencari tahu asal usul, lalu kita mengajukan ke BPN”, papar kades Andik.

Sedangkan,sekdes mori (PNS), Imron rosyidi, sebelum pengajuan tentu mempersiapkan piranti kelengkapan persyaratan, bila sudah memenuhi,semua unsur segera,diajukan ndang diukur ndang bar ndang wis. Terus mikir tugas liyane”.

“Kalau sudah diukur sudah merasa lega, sambil menunggu proses melanjutkan”, ulas Sugiarto.

banner