Pengisian Perangkat Desa di Bojonegoro Terancam Batal Demi Hukum

oleh

Lintasbojonegoro.com – Sidang gugatan terhadap pengisian perangkat desa di kabupaten Bojonegoro memasuki agenda putusan sela pada Selasa (06/02/2018) di pengadilan negeri Bojonegoro. Dalam putusan selanya, majelis hakim menolak eksepsi dari tergugat 2 , 3, dan 4, sehingga peluang hasil ujian perangkat desa di Bojonegoro batal demi hukum semakin terbuka.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim ketua Pransis Sinaga SH, MH itu dibuka pukul 13.30 wib. Hadir dalam persidangan pihak penggugat Bagus Kurniawan yang diwakili kuasa hukumnya Zaenul Arifin, tergugat 1 tim pengisian perangkat desa Kedungrejo kecamatan malo, tergugat 2 Khamim, tergugat 3 (Unnes), dan tergugat 4 tim pengisian perangkat desa tingkat kabupaten.

Dalam pembacaan putusan sela itu hakim ketua Prancis Sinaga menyatakan menolak Jawaban Eksepsi Tergugat 2 (Khamim) tergugat 3 (Unnes), dan Tergugat 4 ( tim kabupaten).

banner

“Nah mohon para tergugat satu dan tergugat dua, tergugat tiga, dan tergugat 4 membuktikan dakwaan Eksepsinya agar bisa menyanggah pengugat untuk Sidang Minggu depan tanggal 14, serta pengugat harus segera menyiapkan Bukti-bukti secara tertulis sebagai bukti ssanggahannya tergugat 1,2,3,4,” Ujar Hakim Ketua.

Secara terpisah Zainul Arief selaku Kuasa Hukum Bagus Kurniawan mengatakan, dalam Kasus Perdata seperti ini biasa Eksepsi Tergugat di tolak. Ini membuktikan Peluang Bagus kurniawan Untuk menang sangat tinggi dan Bagus Kurniawan ini yang di rugikan.

banner