Pengaspalan Jembatan Klangon – Trucuk Akan Selesai Lebih Cepat

oleh

Reporter Eko Purnomo

Lintasbojonegoro.com — SEPATUTNYA Dinas Pekerjaan Umum (DPU), maupun Forpimda Bojonegoro serta masyarakat, memberikan apresiasi pada PT. HK.Utama,sejahtera, yang mengerjakan jembatan klangon-Trucuk (Klacuk), tahap III dengan cepat tanpa mengurangi kwalitas.

Pelaksana proyek PT.HK. Sejahtera , Agung Subeno, didampingi staf Teguh Jiwandono dan Sukipan, kepada reporter media online www.lintasbojonegoro.com. Pak Agung (sapaan akrab Pelaksana proyek Jembatan Klacuk), menguraikan, bahwa, percepatan pelaksanaan jembatan yang dikerjakan oleh PT.HK Utama Sejahtera, benar-benar tidak akan mengurangi standart kwalitas dalam perjanjian kontrak. Namun dengan kesungguhan tetap melalui uji laboratorium yang diawasi oleh semua unsur yang berwenang diantaranya Konsultan-DPU, mulai dari kwalitas beton-aspal, maka tidak ada yang perlu diragukan.”kami juga berterima kasih pada pekerja, dengan semangat, sungguh-sungguh, bertanggung jawab atas kewajiban termasuk tidak banyak cakap, selalu mengukuti petunjuk, Alhamdulillah, hasilnya bisa surplus 15 %, yang semestinya bila disesuaikan dengan kalender untuk detik di jam hari sekarang kamis (15/11/2018), target 60%, akan tetapi mencapai 75%, “.

banner

“Adapun”, lanjut Pak Agung, faktor pendukung lainnya adalah, karena semua keperluan material (onside) tersedia, tenaga mencukupi sdm mumpuni, alat berat mendukung, koordinasi, arahan konsultan, dinas pekerjaan umum, selalu dilaksanan/singkron/sinergy. Sehingga dalam kalender pelaksanaan pengaspalan yang semestinya bulan,desember,di minggu ke 3, akan tetapi bisa dikerjaka pada awal minggu ke 2 bulan Nopember 2018. Sedangkan percepatan bisa dilaksanakan juga dukungan alat berat yang biasanya satu unit exavator kapasitas 75 pc, ditambah 1 unit exavator kapasitas pc 200. Keselamatan kerja /safety selalu dimonitor dan diantisipasi. Disamping itu, pihak PT tidak ingin mengulur-ulur waktu, sebab seandainya ditangguhkan akan juga dilaksanakan, kenapa harus dicancel.
Masih menurut pak Agung, untuk tambahan judit sepanjang 60 meter itu tidak mengurangi kwalitas bidang lain, karena itu peralihan lokasi dari timur ke selatan, dan itu tindak lanjut dari sekdes trucuk Drs. Pramudi, pada konsultan dan dinas P.U. hasil analisa kesimpulannya bisa dialihkan. Dan bila pengaspalan,selesai dilanjutkan pengerjaan crosdrain sepanjang 27 meter dari selatan ke utara di brosotkan ke anak panah merah pojok-an pertigaan Jl. MH.Tamrin-Jl.untung suropati, yakni bila ada hujan, air dari jembatan, yang sisi trucuk air dari jembatan disalurkan menuju bengawan solo. Dan proses crosdrain yakni disesuaikan lokasi, lantai kerja , pembersihan, pasang begisting lalu di coor. Penggajian untuk pekerja mingguan/per hari sabtu.

Sedangkan staf pelaksana Teguh jiwandono menambahkan, untuk toleransi pada masyarakat untuk penyeberangan bagi pejalan kaki, sepeda onthel, sepeda motor dari jumat, 9/11/2018 diberlakukan full time, mengingat beberapa penyebarangan prahu maupun jembatan,sesek sudah banyak secara resmi di tutup. Memang pengamanan malam hari bertambah.
Sedangkan asisten pelaksana Sukipan menambahkan, pekerja kebanyakan dari orang wilayah Trucuk dan teman bawaan tukang dari trucuk.”demi kenyamanan jaga malam di tambah lampu penerangan”.

Sedang yang mewakili warga trucuk yakni Sekdes (PNS) Trucuk Drs. Pramudi di dampingi jogoboyo yon dan bayan agus, konon sudah semakin dekatnya penyelesaian pengerjaan jembatan, minimal utamanya bisa meningkatkan kesejahteraan warga, berlaku istilah”lebih cepat lebih baik”, yang punya mobil/truck, walau jarak dengan kota 1,5 km, tetapi mumet bisa 22 kilo meter. Sekarang hemat energy hemat biaya dan hemat waktu”, ulas Boss carik.

Dari Dinas PU Yuli Agus Anirup, ST. Ketika ketemu tidak sengaja dengan reporter lintasbojonegoro.com. Mengomentari dan memberikan nilai bagus, “tolong jangan ke kami, sama pak Agung, sajalah…!”.*(Ekopurnomo).

banner