Pemkab Bojonegoro Dorong Komunitas Untuk Produksi Film

oleh -339 views

Reporter : Kuzaini

LintasBojonegoro.com – Sebanyak 50 orang dari berbagai komunitas film di Bojonegoro mengikuti kegiatan Temu Komunitas Film yang digelar Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) setempat. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Disperinaker Bojonegoro, Agus Supriyanto, SH, M.Si.

“Komunitas film di Bojonegoro diharapkan mampu memproduksi film-film pendek, film dokumenter hingga film layar lebar,” kata Agus Supriyanto saat membuka acara Temu Komunitas Film, Senin, (22/4/2019) di Adelia Cafe.

banner

Menurut Agus Supriyanto, film merupakan salah satu bidang kegiatan yang termasuk dalam 16 subsektor ekonomi kreatif yang mendapat perhatian dari pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Adapun 16 sektor industri kreatif tersebut yakni, aplikasi dan game, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film-animasi-video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, serta televisi dan radio.

“Perfilman diharapkan mampu menjadi lokomotif dari 15 sektor ekonomi kreatif lainnya. Karena dalam sebuah produksi film bisa mencakup fashion, kuliner, desain, penerbitan, kriya, periklanan, dan lain-lain,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro senantiasa siap melakukan fasilitasi kegiatan yang digagas oleh kelompok atau komunitas yang bergerak di bidang ekonomi kreatif. “Kami akan memfasilitasi komunitas kreatif yang memiliki komitmen dan mampu menggairahkan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Temu komunitas film ini merupakan program lanjutan yang digelar Disperinaker, Bekraf dan Badan Perfilman Indonesia (BPI). Ada dua nara sumber yang dihadirkan dalam temu komunitas film ini, yakni Arief Akhmad Yani dan Mulya Rhukmana. Masing-masing nara sumber memberikan materi penguatan komunitas dan penajaman produksi film serta aspek bisnis perfilman. (Kang Zen)