Pembayaran Tanah Pengganti TKD Gayam Akhirnya Terlaksana

oleh

Lintasbojonegoro.com – 19 orang warga pemilik tanah calon pengganti TKD Gayam yang digunakan untuk lokasi pembangunan tapak sumur C (well pad c) dan bagian jalur pipa proyek banyu urip akhirnya menerima pembayaran Selasa (8/05/2018) pukul 10.20 wib. di gedung karang taruna desa Gayam Kecamatan Gayam Bojonegoro.

Acara tersebut langsung disaksikan oleh Kapolres Bojonegoro AKBP. Ary Fadli SIK, MH, MSI, Muspika Gayam, SKK Migas diwakili Farida, Edi Baskori, dan Galuh, perwakilan pihak EMCL Dave Aseta dan
Kepala Kantor BTN Kab Bojonegoro Wasis Suntoro, Kades Gayam Winto, BNI Cabang Cepu Jateng.

Kades Gayam Winto mengatakan, proses TKD Gayam yang sekian lama menunggu akhirnya telah sampai pada proses tahap akhir, yakni pembayaran dan pelepasan hak. ” Kami mengucapkan banyak terimakasih pada BPN, SKK Migas dan pihak lainnya atas kerjasamanya dan semoga dapat berjalan dengan tertib dan lancar,” Ucap Kades.

Kepala Kantor BPN Bojonegoro Wasis Suntoro mengungkapkan proses panjang dari tahun 2012 perlu pengawalan dan para pihak harus mentaati peraturan yang berlaku sehingga prosesnya cukup lama.

Dari tahap pelaksanaan hingga mencapai titik akhir dan dilepaskan yang diberikan tanah pengganti TKD Gayam.
” Bersertifikat atas nama TKD Gayam dan akan dilakukan percepatan untuk diserahkan kepada SKK Migas,” Jelasnya.

Pihaknya menyampaikan ganti rugi yang diberikan bisa dimanfaatkan untuk usaha produktif sehingga bisa meningkatkan tarap ekonomi masyarakat atau mencari tanah di lokasi lain.

” Hal ini perlu digaris bawahi karena biasanya setelah dapat uang tidak terkontrol dalam memanfaatkan uangnya.
dalam pelepasan TKD Gayam, apabila ada sisa tanah akan dikembalikan kepada pemilik tanah.” Tegasnya.

Pihak SKK Migas yang diwakili oleh Farida mengatakan bahwa proses sudah sangat panjang dan akhirnya sampai pada detik terakhir dan diucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya.

” 25 % lapangan Banyuurip merupakan penyumbang terbesar minyak Nasional dan penyumbang APBN dan semua tahap telah dilewati dan nasehat bijak yang telah diberikan oleh Kepala BPN Bojonegoro agar dipedomani. Apa yg sudah diberikan akan bermanfaat untuk kita semua,” Ungkapnya.

Kapolres Bojonegoro AKBP. Ary Fadli SIK, MH, MSI menambahkan sebagaimana UU bahwa bumi air digunakan sebesar besarnya untuk kepentingan rakyat dan peran warga sangat positif meskipun prosesnya lama dan diharapkan tidak menimbulkan permasalahan di dikemudian hari.

” Agar warga masyarakat dapat memanfaatkan ganti rugi, dan desa Gayam bisa memanfaatkan tanah pengganti dan proyek minyak bisa berjalan dengan aman.”pesan Kapolres.

Selanjutnya acara dilanjutkan penyerahan kepada warga teknis pengecekan berkas dari BPN Bojonegoro untuk pembayaran dengan mekanisme penyerahan yaitu :

1. Para pemilik lahan akan dipanggil satu persatu dengan menyerahkan tanda bukti kepemilikan yang asli.
2. Setel itu dr pihak BPN akan melakukan pengecekan berkas.
3. Setelah clear maka dari pihak BNI Cabang Cepu akan menyerahkan Rekening kepada pemilik lahan dan kemudian dilakukan pemotretan untuk dokumentasi.