Naker JTB Harus Prioritas Warga Lokal Bojonegoro

oleh

Lintasbojonegoro.com – Ketua komisi C DPRD Bojonegoro Sally Atya Sasmi mengingatkan bahwa pemkab Bojonegoro ini memiliki perda konten lokal. Hal itu disampaikan saat rapat dengar pendapat di gedung DPRD bersama PEPC, Rekind, SKK Migas, Pemkab dan BUMD PT BBS Senin (16/04/2018).

Sally meminta, sebelum dimulainya proyek nasional di jambaran tiung biru (JTB), ada sinergitas antara semua pihak. Baik dari pihak kontraktor, pemkab maupun DPRD Bojonegoro.

” Kita itu memiliki Perda konten lokal, harapannya masyarakat di Bojonegoro bisa didahulukan,” Ujar Sally.

banner

Sally mengatakan bahwa kepala dinas Perindustrian dan tenaga kerja (Perinaker) Agus Supriyanto memiliki formula untuk itu semua.

Harapannya masyarakat lebih mudah mengakses jika ada lowongan kerja. Selain itu, untuk menghindari adanya penipuan rekrutmen tenaga kerja yang selama ini terjadi.

Selain tenaga kerja, Sally berharap ada pula informasi mengenai peluang bisnis terkait adanya proyek nasional tersebut. Pasalnya selama ini sering ada keluhan dan pertanyaan dari masyarakat yang masuk ke DPRD.

” Mereka kirim surat, SMS, telpon, tanya, mbak ini mau ada proyek nasional lalu apa yang bisa kita lakukan?,” Imbuh Sally.

Sebagai anggota DPRD pihaknya berharap
melakukan pengamanan sosial, jangan sampai ada kontraktor nasional yang kurang simpatik dengan warga lokal. Seolah – olah tidak ada lagi peluang bagi warga untuk proyek nasional tersebut.

” Tolong ke lokalan yang kami miliki dihargai oleh kontraktor yang bekerja di Bojonegoro. Kita tidak mau bahwa ada proyek besar, tapi ada warga yang tidak menikmati.”Pungkasnya.

banner