Mbah Taminah Terpinggirkan dari Bantuan, TKSK dan PKH Kemana?

oleh

LintasBojonegoro.com – Mbah Taminah warga miskin sebatangkara di Desa Wotongare Kecamatan Kalitidu itu ternyata tidak pernah mendapatkan bantuan sosial. Kalaupun ada, Mbah Taminah hanya mendapatkan jatah beras miskin (Raskin) setiap bulannya.

Padahal faktanya bantuan sosial dari pemerintah pusat maupun daerah setiap tahun sudah dianggarkan dan disiapkan kepada fakir miskin. Terlebih kepada lansia sebatangkara seperti Mbah Taminah yang sudah tidak mampu bekerja kembali (lansia Nonproduktif).

Tak ayal hal ini menimbulkan pertanyaan, kepala bidang (Kabid) pelayanan dan rehabilitasi sosial Dinas Sosial Bojonegoro Dwi Harningsih, kepada awak media mengatakan, ada bantuan khususnya bagi lansia seperti Mbah Taminah.

banner

Yaitu program Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (ASLUT), dan program tersebut termasuk membantu para Lanjut Usia (Lansia) dengan memberi bantuan berupa nominal 100 rb/ bulan selama 10 bulan.

” Satu tahun per orang dapat Rp. 1 Juta,” Kata Bu Dwi sapaan akrabnya.

Namun siapa penerima bantuan tersebut, semua berasal dari data tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK). Jika Mbah Taminah sampai tidak masuk daftar berarti ada masalah terkait pendataan.

Tugas pokok dan fungsi TKSK menurut Permensos nomor 24 tahun 2013 adalah sebagai koordinator, administrator dan fasilitator dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di kecamatan. Dan memiliki visi dan misi sesuai dengan visi dan misi kementerian sosial dan instansi yang bernaung di bawahnya yaitu dinas sosial.

” Datanya kalau di Desa Wotanngare memang masih campur antara lansia produktif dan non produktif,” Imbuh Bu Dwi.

Selain itu, Mbah Taminah (78) yang merupakan lansia miskin sebatangkara itu juga Tidak pernah mendapatkan bantuan PKH untuk lansia. Padahal melihat kriteria Mbah Taminah, sangat layak untuk mendapatkan bantuan PKH lansia.

Hal itu sempat diungkapkan oleh salah satu petugas kepolisian yang ikut melihat kondisi Mbah Taminah di kediamannya RT 19 RW 06 Desa Wotangare Kecamatan Kalitidu kabupaten Bojonegoro.

” Apa ini tidak dapat PKH?, PKH untuk lansia kan ada?,” Ujar Bu Lilik salah satu anggota kepolisian.

Saat ini rumah Mbah Taminah yang tidak layak huni tersebut tengah dibangun oleh para anggota kepolisian, tentara, dan warga desa setempat. Pemdes sudah sepakat untuk membangunkan rumah diatas tanah kas desa tersebut. (Ping)

banner