Mantan Kades Sumberjo akan Laporkan Dugaan Pungli Oknum Camat

oleh

Reporter Nafik

Lintasbojonegoro.com – Mantan kades Sumberejo kecamatan Malo Santoso bakal melaporkan dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan oleh AR yang saat ini menjabat sebagai Camat Malo ke Polres Bojonegoro pada hari ini Selasa (31/07/2018).

Di hadapan rekan media cetak, on line, radio maupun TV, Santoso mengungkapkan jika diduga Camat meminta uang sejumlah 30 juta dari pencairan Dana Desa.

banner

” Tepatnya pada tanggal 23 bulan 7 lalu, bendahara Kepala Dusun Yanto dipanggil ke Kecamatan dan dimintai 30 juta dengan alasan untuk pembinaan aparatur desa ,” ungkapnya.

Terkait dengan pungutan tersebut, Santoso sendiri juga merasa kaget mengapa uang untuk kegiatan desa sampai diminta oleh pak Camat.

” Saya mengetahuinya dari bendahara desa yang datang ke rumah, saat itu bendahara mengataka jika dirinya selepas mengambil uang dari bank Jatim langsung dipanggil oleh pak Camat dan memberikan uang sejumlah yang diminta ,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Santoso mengungkapkan jika pemotongan tersebut tidak hanya dialami oleh desanya saja tetapi oleh beberapa desa yang lainya.

” Masih ada beberapa desa lagi, sesuai dari curhat kepala desa kepada saya secara langsung yakni Kades Tambak Romo, sedangkan untuk desa Ngujung 24 juta, desa Kemiri 24 juta, desa Tambak Romo 15 juta (tetapi 4 desa tersebut curhat lewat telfon) dan ini baru terjadi pada tahun 2018 ,” pungkasnya.

Sementara itu Moh. Arifin Camat Malo saat ditemui di kantor Kecamatan Selasa (31/07/2018) siang, jika semua yang dikatakan oleh Santoso tidak benar adanya.

” Sejatinya bendahara desa datang sendiri menghadap saya dan menitipkan uang (tidak meminta) senilai 30 juta untuk pembinaan aparatur pemerintahan desa ,” ujarnya.

Uang tersebut kemarin Senin (30/07/2018) langsung saya titipkan ke perangkat desa lainya.

” Saya merasa akan menjadi suatu permasalahan, kemarin sore langsung saya titipkan di perangkat desa lainya sebab bendahara desa tidak mau menerima ,” ungkapnya.

Jika memang akan dipermasalahkan secara hukum oleh Santoso, ya biar saja karena saya tidak meminta.

” Yang pasti bendahara saat itu nitip daripada nanti diminta oleh Kades, dan jika dipermasalahkan secara hukum saya juga siap ,” pungkas Camat.

banner