Lontong Tahu Pak Ji, Makin Laris Manis Saat Musim Hujan

oleh

Reporter Dian

LintasBojonegoro.com — Lontong tahu merupakan makanan tradisional yang sudah sangat familiar di kalangan masyarakat Bojonegoro. Hampir di setiap sudut kota, dan perkampungan banyak ditemukan warung lontong tahu, yang biasanya buka pada sore atau malam hari.

Kuliner tradisional ini pun sudah ada sejak lama, dan terus bertahan hingga saat ini ditengah banyaknya bermunculan kuliner modern.

banner

Hal itu tidak mengherankan, pasalnya selain rasanya yang terkenal enak, harga lontong tahu terbilang cukup murah.

Dengan Rp. 8.000 saja, kita sudah bisa mendapatkan satu porsi lontong tahu lengkap.

Pak Ji salah satu penjual lontong tahu di kelurahan Mojo Kampung, tepatnya di jalan Dr. Cipto mengungkapkan, selama 18 tahun berjualan, setiap hari ia dan isteri mampu menghabiskan minimal 30-50 biji lontong.

Dari situ, warung sederhana miliknya tersebut mampu menghasilkan omzet sekitar 400-600 ribu ribu per hari.

” Alhamdulillah kadang 30 kadang sampai 50 tergantung ramai tidaknya,” Ungkap pak Ji.

Bapak empat anak ini menggeluti usaha warung makan lontong tahu sejak tahun 2000 bersama sang isteri. Setelah sebelumnya menjadi pekerja yang sering berpindah-pindah pekerjaan.

Dari hasil usahanya tersebut bahkan Pak Ji mampu menyekolahkan empat anaknya hingga ke jenjang perguruan tinggi.

Di musim hujan seperti pada bulan Desember ini, pembeli lontong tahu di warungnya cenderung meningkat. ” Kalau musim hujan malah tambah ramai, bahkan gorengan 100 biji saja belum Maghrib sudah habis,”Jelasnya.

Langganan pak Ji, kebanyakan adalah orang dari jauh yang biasa melintas di jalan Dr. Cipto, atau keluarga pasien yang sedang berobat di praktek dokter dekat tempatnya berjualan. Sisanya warga sekitar mojo kampung yang ingin merasakan nikmatnya lontong tahu pak Ji.

banner