Langen Tayub Lestari di Desa Pacing kecamatan SukoSewu

oleh

Reporter : Eko Purnomo

Lintasbojonegoro.com – Tampaknya jenis kesenian Beksan langen Tayub, masih eksis di desa Pacing kecamatan Sukosewu. Kalau dalam bahasa Soneta Group, ” Seni adalah bahasa, pemersatu antar bangsa. Seni indah dan mulia, suci murni tiada dosa.

Kades pacing Didik Purwahyudi, bersama perangkat, toga, tomas, karang taruna di desanya. Dan restu Muspika Sukosewu, nguri nguri kebudayaan jawa, Beksan Langen Tayub.

banner

Berbagai elemen masyarakat hadir, membanjiri halaman kantor desa/ rumah kades Pacing, sayuk saeko proyo, regeng, dan ketika Forpimka di Gedhog waranggono menari, Yakni Danramil, Polsek, Kades, kog ada ibu cantik jejer Pak Camat Sukosewu, saya kira ida iasha diundang sebagai bintang tamu, dilalah bu Camat.” Waduuh bu Camat”./pengawal pribadinya pak camat.
Maaf, saat malam itu (11-7-2018), sangat banyak pengunjung, berbagai ukuran, berbagai bau farfum serta berbagai kostum, ada yang berjilbab ,ada yang pakai you cann she, macem macem, termasuk didalam,ruang tamu bercampur puluhan,sepeda motor milik pak Didik Purwahyudi, kalau milik pak kades cuma satu yakni Honda Mega,Pri. Tapi kalau motor milik pribadi pak Didik Purwahyudi, benar benar puluhan. Dan beberapa mobil, bahkan suk agustus ,motornya,akan ada yang akan diwakafkan untuk hadiah jalan,santai, “kita tinggal memperingati saja sebagai kepala ,kami tidak eman, akan memberi bonus sebuah sepeda motor untuk pemenang undian peserta jalan santai di desa pacing dalam rangka HUT RI ke 73. Apalah artinya sebuah sepeda motor, jika dibandingkan betapa berat besarnya para Pahlawan.

Maka kita wajib bersyukur dan mengingat jasa jasa Pahlawan pejuang kemerdekaan. Begitulah, soal Tayub maupun pengajian ,selalu ada Dan berjalan empat tahun. Sebagai Kades yakni harus berusaha untuk bisa berperan,seoptimal sebagai Bapak, sebagai Sahabat, sebagai pelayan terbaik untuk warga.

Yang tidak kami sukai, adalah,seperti gending tayub masa lalu, Yakni diajak ora gelem ditinggal gulung koming. Yakni, bila diajak bersama sama untuk membangun hal positive enggan, ya konsekwensinya masa bodohlah.

Terima kasih Pak Camat, pak Danramil, pak Polisi yang mewakili pak Kapolsek, juga teman teman media, terutama Lintas Bojonegoro, dan hadirin semua”- ulas Kades Pacing Didik Purwahyudi.

Camat Sukosewu, M.Yasir, A.Sos.MM. Menambahkan, kegiatan,seperti ini adalah,salah satu media memupuk kebersamaan. Warga pacing guyub rukun, soal ibadah yaa ibadah soal bermasyarakat benar benar menakjubkan. Jadi tidak ada wadan wadanan, nyek nyek an. Semua adalah rangka mencapai Fastabiqul khairrat.”,papar Camat Sukosewu yang juga Menantu /keponakan Tokoh Nasional KH.Hasyim Muzadi (Alm),/bu Camat Sukosewu ponakan Asli Pak KH. Hasyim Muzadi. (ek/Red)