Kuartal Pertama 2018, Okupansi Hotel GDK di bawah 15 Persen

oleh

Lintasbojonegoro.com – Hotel Griya Dharma Kusuma (GDK) tampaknya masih harus terseok-seok untuk melewati awal tahun 2018. Tercatat pada kuartal pertama tahun 2018 ini, okupansi (tingkat hunian) hotel milik Pemkab Bojonegoro tersebut masih dibawah 15 persen.

Data tersebut menunjukkan progres yang masih minim dari hotel GDK di awal tahun 2018, di bawah kepemimpinan direktur baru Nila Puri Wijaya.

Mas Puri sapaan akrabnya membenarkan, bahwa hingga pertengahan Mei 2018, GDK
masih terpuruk dan mencoba bangkit dari pengalaman tahun 2017 lalu.

banner

Dengan okupansi yang masih rendah tersebut, GDK baru mencapai 48 persen dari target yang ditetapkan oleh Pemkab Bojonegoro pada tahun 2018.

” kalau dari target masih jauh, baru 48 persen,” Jelasnya Jumat (18/05/2018).

Faktor utama yang mempengaruhi okupansi hotel GDK kata dia adalah dari sisi eksternal. Menurutnya perekonomian Bojonegoro masih sulit, belum bisa memberikan efek positif kepada bisnis perhotelan.

Selain itu menurutnya industri kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Bojonegoro belum terkelola dengan baik, sehingga belum mampu menarik minat pengunjung dari luar Bojonegoro.

” Tamu kita selama ini yang banyak masih dari kedinasan dan pebisnis, untuk wisatawan memang belum,” Imbuhnya.

Meski begitu pihaknya mengaku selama ini sudah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja hotel GDK.
Seperti bekerjasama dengan dinas pariwisata untuk mempromosikan kebudayaan dan pariwisata Bojonegoro di luar daerah.

Menjalin kerjasama dengan perusahaan, serta bersinergi dengan pemkab Bojonegoro untuk mengajak tamu ke hotel GDK. ” Ya seperti Itu sebagian upaya yang kita lakukan.”Pungkasnya.

banner