Kreasi Pemuda Desa Kliteh Untuk Destinasi

oleh

Reporter Eko Purnomo

Lintasbojonegoro.com

INOVASI Pemuda desa Kliteh kecamatan malo, bagaikan ‘gayung bersambut’. Karena ide cemerlangnya didukung Pj. Kepala Desa kliteh Sapuwan ,S.Sos.

banner

Berikut kisahnya, menurut Pj. Kades yang juga paranormal dengan panggilan beken ‘kung wan” ,menceritakan bahwa dukungan muncul bermula pemuda desa kampung pesilat tersebut, dekat balai desa ada bangunan lambang sebuah perguruan, lalu pemuda ada greget untuk mengembangkan. Yakni dimanfaatkanlah trotoar panjang sekitar 110 meter, di modifikasi, jadilah tempat selvi. Bermula kumpul kumpul muncul ide, dan ide nya disampaikan pada kami, berhubung arahnya positive, maka kami dukung”, kata Kung Wan.

“Kami kabulkan yakni diambilkan dana DD (pemberdayaan), mulai loy out hingga mengerjakan secara gotong royong oleh para pemuda/karang taruna yang,diketuai Mujinanto. Dengan kurun waktu 11 hari jadi, dan bisa dijadikan tempat berekspresi maupun destinasi wisata kampung. Karena dari pada mereka selvi keluar desa harus banyak mengeluarkan ongkos, maka cukup di ‘Kliber=Kliteh Bersatu”.
Adapun ke depan akan dikembangkan kulinernya, kerajinan dari bambu, melihat bahan baku melimpah. Nantinya setelah Bum-des yang sekarang (16/11/2018), rencana, yakni akan dikembangkan arah bisnis berbasis pelestari perekonomian kerakyatan, yakni beternak sapi, sedangkan,destinasi wisatanya akan ditambah fasilitas sesuai arahan pak,Camat Moh. Arifin, S.Sos.MSi. Yakni ditambah becak cinta. Dan karang taruna akan juga membuat lapangan bola volly, dan kolam. Dengan semangat pemuda yang sudah menggelora, hendaknya siapapun yang menjadi kelapa desa Kliteh yang difinitive agar bersedia mensupport pemuda untuk sebagai pendulang kegiatan yang positive. Dan apa yang sudah dikerjakan , dibangun, hendaknya dirawat dan dinikmati sebagai wahana wisata yang dekat, indah tapi murah meriah,serta harus dilestarikan”, papar,Kung Wan , Pj. Kades kliteh.

Selanjutnya mantan kades Difinitive desa Sumberejo, lalu Pj. Kades Sukorejo 2 periode (semuanya kec. Malo), lalu,diuraikan strategi / pola memimpin, yakni memperluas pergaulan, serta ‘ nguwongke wong’. Dengan konsep pendekatan, keterbukaan, melaksanakan pembangunan yang sudah terprogram dan sudah disepakati bersama. Karena semua program muaranya usulan dari bawah untuk bahan musren. Dengan sering komunikasi dengan perangkat, ibarat ngalahi ngajak ngopi bersama, muncul gagasan, dirasa layak dirapatkan, maka dilanjutkan dikantor. Namun walau demikian tidak lepas dari panduan, pengawasan melekat, serta pemberlakuan perangkat,sesuai tupoksi. Namun tidak jarang sering melaksanakan ‘sharring’, dan tidak,segan melakukan evaluasi hasil kerja”, papar unsur pejabat kecamatan malo ini.

Dan kami melaksanakan Pj. Juga adaptasi serta melanjutkan yang sudah dilaksanakan oleh kades yang kami Pj. Walaupun ada beberapa yang kami revisi. Dan perihal upaya pemuda tadi, sebagai langkah agar bisa berkesinambungan, rencananya ke depan dibuat untuk perawatan dengan system bergiliran. Kami sebagai Pj.kades Kliteh merasa bangga atas semangatnya pemuda, dan kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada pemuda kliteh. Kalau ditelevisi identik pemuda Kliteh layak mendapat bintang”, Ulas kung Wan, yang selalu,dirindukan,gayanya yang ramah namun bertanggug jawab.

Desa kliteh yang terdiri dari,dusun Kliteh (krajan) & dusun Jati, memiliki 12 rt dirampingkan menjadi 6 rw (per rw terdiri 2 rt, sesuai aturan perda), Pj. Kades kliteh yang memiliki indra ke 6, ini membangun kliteh bersama perangkat desa,diantaranya, sekdes likin, kasi pem ali mardani, kasi pelayanan sayfuddin isnan, kasi kesra sumidi, kaur umum sarji, kaur keuangan sukadi, kaur perencanaan solikin, kasun jati rahmadi, kasun kliteh marjuki.

Camat Malo Mohammad Arifin, S.Sos.MSi. Ketika usei mengikuti acara festival pusaka yang diselenggarakan Pemkab Bojonegoro, juga mengapresiasi atas semangat pemuda kliteh, karena kegiatan yang dilaksanakan merupakan ide cemerlang, dan multi efeknya bisa dikembang untuk meningkatkan pendapatan warga, sekaligus bisa mengirit keuangan perihal wisata.

Langkah positive seperti ini harus kita dukung, karena ini upaya kongkrit, realita dan bukan hayalan saja. Dan kung Wan, memang bisa dikatagori spesific Pj. Kades, kepiwaiannya pandai berbaur dan pinter momong walau keberadaannya bukan pilihan mereka, ha ha. Good good good”, sambutan camat malo dengan Bijak.***(Ekopurnomo).

banner