Kisah Inspirasi dari Mbak Ruroh

oleh
Foto Ngasruroh di Acara Bojonegoro Fashion & Art Award 2017

*Oleh : Aryad Shadiqa

LintasBojonegoro.com – Namanya Ngasruroh, biar kita makin akrab, saya suka manggilnya Mbak Ruroh, warga Dusun Temlokorejo Desa Gayam Kecamatan Gayam. Seorang difabel, kesehariannya adalah mengajar anak-anak TPQ di desanya. Iya, Mbak Ruroh berprofesi sebagai guru ngaji di TPQ yang terletak sekitar 200 meter dari rumahnya.5

Singkat cerita, awal cerita perkenalan saya dengan Mbak Ruroh adalah ketika Ademos, lembaga tempat saya beraktifitas bekerja sama dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) mengadakan lomba desain motif batik di Kecamatan Gayam. Mbak Ruroh menjadi salah satu pesertanya. Tak disangka karyanya bagus, Mbak Ruroh pun menjadi pemenangnya, bersama 19 peserta lomba desain motif batik lainnya. Menjadi pemenang lomba, Mbak Ruroh pun mendapatkan pelatihan membatik, sebagai hadiah lomba.

banner

Itu adalah cerita lama, sekitar 4 bulan lalu. Saat ini, Mbak Ruroh sudah sanggup menjual batik sampai 37 lembar kain batik. Bulan lalu karya batik Mbak Ruroh diperagakan oleh model dalam acara Bojonegoro Fashion & Art Award 2017. Itulah titik awal keberhasilan Mbak Ruroh, seorang difabel yang di tengah keterbatasannya tidak membuatnya berkecil hati untuk berkarya dengan batik-batiknya. Minggu lalu, Mbak Ruroh SMS saya, “Mas, sekarang saya sedang mengerjakan pesanan dari Papua.”

Saya membacanya merasa takjub, luar biasa, saya forward SMS tersebut kepada Ibu Galih Tiara, PGA EMCL, yang menjadi PIC (Personal In Charge) Program Pengembangan Industri Kreatif Batik 2017 di Kecamatan Gayam. Responnya pun luar biasa.

Dan kemarin lusa, saya dihubungi oleh Ibu Diah Enggar Rini, pejabat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro. Beliau bilang Bapak Bupati Bojonegoro, Kang Yoto, minta dibuatkan karya batik oleh Mbak Ruroh.

Belum sampai cukup disitu, beberapa hari yang lalu saya dihubungi oleh jurnalis salah satu media online terkemuka di Bojonegoro, minta diantarkan kepada Mbak Ruroh, kataya dia tertarik untuk memprofil Mbak Ruroh. Terus berkarya Mbak Ruroh, engkau adalah inspirasi bagi kita semua.

 

*Penulis adalah penggerak pemberdayaan Desa

banner