Kepala Cabdindik : Kekerasan di SMAN 1 Jangan Sampai Terulang

oleh -681 views

Lintasbojonegoro.com — Kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan SMA Negeri 1 Bojonegoro tahun 2018 lalu membuat Kepala cabang dinas pendidikan (Candindik) Propinsi Jatim wilayah Bojonegoro — Tuban Adi Prayitno prihatin. Ia berharap kekerasan terhadap siswa tidak lagi terulang di seluruh SLTA yang ada di Kabupaten Bojonegoro.

Apalagi saat ini kasus yang menimpa sesama siswa kelas 12 tersebut telah proses di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro. Diversi yang dilakukan beberapa kali tampaknya tidak membuahkan hasil.

banner

” Saya tekankan kepada seluruh kepala SLTA di Bojonegoro jika ada permasalahan serupa agar bisa diselesaikan secara kekeluargaan di lingkup sekolah,” Kata Adi.

Namun pihaknya tidak bisa melarang jika keluarga korban ingin menempuh jalur hukum, karena Indonesia merupakan negara hukum. Seperti kasus kekerasan siswa di SMAN 1 Bojonegoro yang telah dilakukan perdamaian namun gagal hingga berlanjut ke jalur hukum.

Menurutnya kasus kekerasan di sekolah yang tergolong favorit itu tidak bisa menjadi indikator mundurnya akhlak siswa secara keseluruhan.  Masih ada puluhan ribu siswa di Bojonegoro yang memiliki prestasi dan akhlak yang baik.

” Jadi itu tidak bisa menjadi indikator kemunduran dalam pendidikan karakter,” Jelasnya.

Mantan kepala Candindik Propinsi Jatim wilayah Kabupaten Nganjuk itu menegaskan agar tidak ada lagi kejadian serupa. Sekolah diharapkan memberikan upaya pencegahan agar anak bersikap baik.

” Upaya pencegahan harus terus dilakukan supaya anak bisa menjalani proses belajar dengan baik.”Pungkasnya.