Kasi Kurikulum SD dimutasi, Jabatannya Malah Kosong, Ini Kata Ketua DPRD

oleh

Reporter Dian

Lintasbojonegoro.com — Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Sigit Kushariyanto menilai mutasi pejabat yang dilakukan oleh pemkab Bojonegoro beberapa waktu lalu tidak efektif.

Menurutnya, jika Bupati Bojonegoro ingin melakukan mutasi pejabat, haruslah memperhatikan jabatan yang ditinggalkan oleh ASN tersebut.

banner

” Jangan sampai mutasi untuk mengisi kekosongan malah membuat kekosongan baru dari jabatan yang ditinggalkan,” Kata Sigit Senin (07/01/2019).

Politisi partai Golkar itu mencontohkan, kepala seksi kurikulum bidang SD Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro Dr. Sukarni, yang dimutasi ke dinas perpustakaan malah meninggalkan jabatan lama dan tidak ada yang menggantikan (kosong).

” Itu salah satu contohnya, harusnya jangan sampai dibiarkan kosong,”Imbuhnya.

Selaku DPRD, pihaknya mengingatkan kepada Bupati Bojonegoro Anna Muawanah agar lebih bijak lagi dalam melakukan pergantian pejabat (ASN).

Ditanya terkait apakah ada prosedur yang terlewati pada mutasi kemarin, Sigit mengaku belum mengetahui. Ia baru membaca berita dari media terkait kabar mengenai mutasi.

” Harapannya mutasi kedepan harus punya nilai tambah, harus efektif, kekurangan PNS sangat tinggi harus dihitung dengan pasti.”Pungkasnya.

banner