Kadin PMD Provinsi Jawa Timur Serahkan Bantuan Program Jalin Matra Kepada Masyarakat Miskin

oleh

lintasbojonegoro.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur, Ir. M. Yasin, M.Si menyerahkan bantuan Gubernur Jawa Timur kepada masyarakat miskin di Jawa Timur melalui program Jalin Matra (Jalan Lain Menuju Kesejahteraan Rakyat) 2019. Sabtu (10/8/2019) kemarin Ir. M. Yasin menyerahkan bantuan tersebut langsung kepada masyarakat miskin di tiga desa, yakni Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk dan Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.

“Dana penanggulangan kemiskinan dari Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa, untuk Kabupaten Bojonegoro tahun 2019 sebesar Rp 1,8 miliar. Beliau mohon kepada masyarakat penerima bantuan untuk mensyukurinya agar benar-benar menjadi berkah yang bermanfaat,” kata Kepala Dinas (Kadin) PMD Jatim Ir. M. Yasin saat menyerahkan bantuan kepada Kepala Rumah Tangga Perempuan miskin di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk.

Saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat miskin kategori Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP) di Desa Banjarsari, Ir. M. Yasin didampingi Kapala Bidang (Kabid) Ketahanan Masyarakat Desa/Kelurahan Dinas PMD Bojonegoro, Evie Octavia Marini, S.Sos, MM, Camat Trucuk, Heru Sugiharto, SE, MM dan Kepala Desa Banjarsari, Moch. Gupianto, serta para petugas pendamping Program Jalin Matra di Kabupaten Bojonegoro.

banner

Ir. M. Yasin menjelaskan, ada 3 jenis bantuan yang diberikan kepada masyarakat miskin, yakni Bantuan Rumah Tangga Sangat Miskin (BRTSM) dengan sasaran rumah tangga status kesejahteraan di angka 1-5 persen terbawah. Kemudian penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) degan sasaran Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRT) atau janda dengan status kesejahteraan 1-10 persen terbawah, serta penanggulangan kerentanan kemiskinan degan sasaran rumah tangga rentan miskin dengan status kesejahteraan 11-30 persern terbawah, atau Desil 2 dan 3 berdasarkan basis data terpadu Kemensos 2018.

Program Jalin Matra sejak diluncurkan pertama kali pada tahun 2014 hingga 2019 telah digelontorkan dana sebesar Rp 22,8 miliar di 245 desa di Kabupaten Bojonegoro, dengan sasaran lebih dari 6.430 rumah tangga miskin. Menurut data yang ada, angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro masih sangat tinggi yakni sebesar 13,16 prosen, atau berada di peringkat 11 di Jawa Timur.

“Kami berharap, dengan adanya program Jalin Matra di Kabupaten Bojonegoro bisa mengurangi angka kemiskinan yang ada sehingga masyarakatnya bisa semakin sejahtera,” kata Ir. M. Yasin. ***

Reporter : Kuzaini

banner