Kades Nilai DPRD Kurang Peduli Terkait Surat Peringatan Bupati

oleh

Lintasbojonegoro.com – Ada 8 kepala desa di wilayah kabupaten Bojonegoro yang telah mendapatkan surat peringatan ke dua, karena tidak melantik calon perangkatnya.
Bahkan Bupati telah mengancam akan melakukan pemecatan jika para kades itu bersikukuh tidak melantik calon perangkatnya.

Terkait permasalahan itu, sebenarnya komisi A DPRD Bojonegoro telah memanggil pemkab Bojonegoro. Komisi A meminta Pemkab melakukan pendekatan yang lebih persuasif dan humanis, ketimbang mengancam dengan pemecatan.

Namun upaya DPRD itu dinilai masih kurang, pasalnya sampai hari ini surat peringatan dari Bupati Bojonegoro Dr. H. Suyoto masih terus berlanjut.

” Harusnya ada langkah kongkrit dari DPRD terkait ini,” Ujar Samudi, salah satu kades yang bersimpatik terhadap 8 kades tersebut.

Mestinya ada tindakan dan support dari DPRD yang bisa berdampak terhadap kebijakan pemkab Bojonegoro.
Semangat UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa, kata dia telah diciderai oleh Bupati.

Terlebih, jabatan Bupati Bojonegoro yang tinggal menyisakan satu bulan lagi. ” Bupati harusnya tidak mengambil kebijakan yang akan menimbulkan permasalahan pada Bupati berikutnya,” Imbuhnya.

Untuk mendukung 8 kepala desa yang mendapatkan SP, katanya sudah ada lebih dari 50 kades yang siap melakukan konsolidasi.

Adapaun 8 desa yang telah mendapatkan teguran dari Bupati akibat belum melantik calon perangkatnya adalah desa Jatimulyo kecamatan Tambakrejo, desa kuniran kecamatan Purwosari, desa Wotangare kecamatan Kalitidu, desa Sukorejo kecamatan Malo , desa SukoSewu kecamatan Sukosewu, desa Kedungrejo kecamatan Malo, desa Balong Dowo kecamatan kapas, dan desa Sumberrejo kecamatan Malo.