Kades Ini Menyulap Sungai Menjadi Jalan

oleh

Reporter Eko Purnomo

Lintasbojonegoro.com – KEPALA Desa sambong kecamatan Gondang Eko Prasetyo, sudah melakukan upaya spektakuler dalam rangka pencapaian target peningkatan perekonomian berbasis kerakyatan, maka dilakukannya bukan sulap bukan sihir, kini sungai menjadi jalan.

Menurut ceritanya kades yang juga pernah menjadi insan pers erab1997 an Eko Prastyo, jalan ini mulai mendatangkan Bego dan ongkos kuli serta dum truck serta mobilitas lainnya belum dihitung secara riil dan belum dimasukan APB-Des. Karena jika tahun ini,adalah RAPB-Des hasil musdes tahun lalu.

banner

Akan tetapi karena kesempatan bagus sesuai cuaca alam mendukung berikut fenomena fenomena munculnya ide atau gagasan cermerlang dengan perhitungan matematika rumit tapi berbuah peningkatan taraf perekonomian yang sangat signifikan untuk masyarakatnya, maka muncul gagasan dan.mulai diwujudkan, Yakni meningkatkan kondisi jalan dari sempit menjadi lebar dari rendah menjadi tinggi, untuk dusun Kadung, sambong,kaliasin. Dengan ukuran panjang 170 meter, lebar 6 meter, tinggi 2,5 meter dari dasar sungai.

“Begini, adanya bangunan jalan baru ini, nantinya adalah pengarah pada peningkatan pandapatan warga, perhitungan tidak lagi terkendala transportasi hasil pertanian. Jembatan jadi maka sambungannya,adalah jembatannya juga iya, insya Allah jembatannya tahun 2019 dimulai, sementara ini belum kami rinci, yang penting ketika panen, Jagung,bawang merah, padi.”Ujarnya.

” Adanya jalan baru dan jembatan, maka harga hasil pertanian tidak selalu manut pada tengkulak karena faktor tambah biaya “imbal”, karena kendaraan truck double tidak bisa lewat. Sekarang, kalau kita mau menghitung, sekali musim, misal Jagung, dibikin rata rata, satu kk panen 12 ton x 996 kk,= 11.952.ton, harga dasar Rp.2500,- (saat ini 25-7-2018, estimasi bila ada jalan dan jembatan, petani bisa mematok harga dasar Rp.3.300,-/kg. Berarti ada nilai tambah Rp.800,- x 11.952.000.000 kg.=.Rp….(ukih/akeh/banyak), itu bila jagung. Berikut bawang merah, lalu berapa ratus juta rupiah yang bisa dikais lagi, karena bawang merah harga bagus bisa mencapai 5-7 harga jagung, walau yang nanam brambang separoh dari yang biasa nanam jagung dan padi. Hebatnya lagi, warga sambong ini, dapat kepercayaan KURK BNI hingga Rp.1,2 Milyard untuk petani, karena berpotensi peningkatan ekonominya. Dan kami sebagai kepala desa, peka kondisional. Kedepan adalah menuju desa wisata, dan sudah kalender tahunan, yakni pakurmatan SURO, dengan icon wisata, Watu Gandul dan Buton”. Ulasan kades Sambong Eko Prastyo.(Ek/Red)