IPNU-IPPNU Unugiri Dan Polres Bojonegoro Lawan Narkoba

  • Whatsapp

lintasbojonegoro.com – Seiring berkembangnya zaman kenakalan remaja semakin menjadi. Tidak hanya dalam satu permasalahan, kenakalan remaja semakin merembet ke berbagai jenis kenakalan, salah satunya penggunaan barang terlarang semacam Narkoba dan jenis lainnya. Di Bojonegoro berbagai kasus penyalahgunaan narkoba setiap tahun mengalami kenaikan. Diakhir tahun 2018 kasus yang terungkap sekitar 35 kasus dan dipertengahan tahun 2019 ini kasus tersebut mengalami kenaikan lebih dari 40 kasus. Hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa akan selalu mengalami kenaikan jumlah kasus tersebut sebab masih banyak kasus yang masih belum terungkap dan terdeteksi.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi IPNU IPPNU UNUGIRI Bojonegoro untuk merespon kejahatan tersebut adalah melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada anggotanya dan Mahasiswa Baru Universitas Nahdlatul Ulama Bojonegoro. Kegiatan tersebut bekerjasama langsung dengan Satres Narkoba Polres Bojonegoro dengan mengangkat tema “Bahaya Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba.” Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 9 Oktober 2019 Pukul 14.00 WIB di Gedung Aula PCNU Bojonegoro.

Muat Lebih

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh lima puluh lebih Mahasiswa tersebut, Eddy Kurniawan selaku (BA Satres Narkoba) dan Hadi Sumono. S.Pd ( PNS Satres Narkoba) menyampaikan beberapa materi antara lain pengertian narkoba, awal mula narkoba di Indonesia, sifat narkoba, efek narkoba, faktor penyebab pengguna narkoba, cara menghindari narkoba, sanksi hukum bagi penyalahguna narkoba, upaya pemerintah dalam menanggulangi narkoba di Indonesia, dan upaya orang tua dalam mencegah anak agar tidak terjerumus kedalam penyalahgunaan narkoba.

Rekan Muhammad Na’im selaku ketua PKPT IPNU Unugiri mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengajak para mahasiswa berperan aktif dalam melawan narkoba. Kedepannya PKPT akan bermitra dengan Satres Narkoba Polres Bojonegoro untuk menggalakkan dan mensosialisasikan bahaya narkoba ke sekolah-sekolah, karena siswa-siswi sekolah saat ini adalah sasaran empuk bagi para pengedar narkoba jika mereka tidak dibekali keilmuan umum yang baik yakni ilmu-ilmu agama.

Dikesempatan lain lewat via Handphone, rekan Sukron Bajuri dan rekanita Nurul Afifah selaku ketua IPNU dan IPPNU Bojonegoro juga menyatakan hal yang sama. “Kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat banyak. Sudah saatnya mahasiswa menjadi pelopor kebaikan bagi masyarakat banyak. PC IPNU IPPNU Bojonegoro sangat mendukung penuh kegiatan ini. Kedepannya kegiatan ini kita rutinkan dan menjadi agenda Wajib bagi Lembaga Anti Narkoba (LAN) PC IPNU IPPNU Bojonegoro,” ujar pemuda yang akrab disapa rekan Sukron tersebut.

“Perempuan menjadi sasaran empuk bagi kejahatan sekarang ini. Sudah saatnya perempuan memiliki senjata sendiri untuk menjauhi kejahatan-kejahatan tersebut,” imbuh Nurul Afifah. ***(Kang Zen)

Pos terkait