INSPEKTRA Garap 50 Pemuda Dalam Pelatihan SID

oleh

BOJONEGORO – Sebanyak 50 pemuda-pemudi dari 25 desa di Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro mengikuti Pelatihan Sistem Informasi Desa (SID) Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), yang digelar oleh Institute Studi Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (INSPEKTRA). Pelatihan digelar selama satu hari di Desa Jipo, di rumah Al Amrozy, SH, tokoh masyarakat Kecamatan Kepohbaru.

Menurut Direktur INSPEKTRA. Handoko Ishaq, digelarnya pelatihan sistem informasi bertujuan memberi bekal generasi muda untuk mengeksplor dan mempublikasikan potensi desa, sehingga dapat diketahui masyarakat luas dan dikembangkan sebagai usaha yang dapat meningkatkan perekonomian rakyat.

“Banyak potensi di desa-desa di Kecamatan Kepohbaru yang memiliki prospek bagus dan bernilai ekonomis jika digarap secara serius. Dengan dipublikasi, bisa menjadikan potensi mendapat perhatian pihak-pihak yang berkompeten,” kata Handoko Ishaq.

banner

Ada dua nara sumber dalam pelatihan tersebut, yakni Kuzaini (wartawan senior dan pengurus Relawan TIK Jawa Timur) dengan materinya Jurnalisme Warga serta Rifaun Naim (Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi Bojonegoro) dengan menyajikan materi Video Jurnalistik. Dalam pelatihan ini peserta mendapat pelajaran teori dasar jurnalistik, praktik membuat berita, membuat web blog dan membuat video pendek.

Sementara itu Al Amrozy, menyampaikan terima kasih kepada INSPEKTRA yang telah menggelar kegiatan pelatihan sistem informasi desa berbasis teknologi informasi dan komunikasi di Desa Jipo, Kecamatan Kepohbaru. Dia berharap peserta pelatihan bisa mengembangkan ilmu yang diperoleh dalam pelatihan dengan berpartisipasi membangun desa melalui kegiatan jurnalisme warga.

“Hasil kegiatan ini akan kami sampaikan kepada Camat Kepohbaru dengan harapan nantinya ada tindak lanjut pembinaan dari pemerintah kecamatan dan pemerintah desa,” ungkap Al Amrozy yang juga sebagai Sekretaris Majelis Alumni IPNU Kabupaten Bojonegoro. (Tim)

banner