Ini Acara Puncak HUT RI ke 73 Desa Guyangan – Trucuk

oleh

Reporter Eko Purnomo

Lintasbojonegoro.com –
MINGGU (9/9/2018), desa Guyangan kecamatan trucuk, dalam acara puncak peringatan HUT Proklamasi RI ke 73, saat meriah. Tampak guyub rukun, sinergy dalam kepemimpinan kades Darmin, SE.

Desa Guyangan disulap ala metropolis, masyarakat guyangan blek tumplek tumpah ruah, didukung penonton, elektun , datang dari, desa mori, sranak, padang,trucuk, sumberjo, kenthong, tulungrejo,padang, pagerwesi. Bahkan dari kabupaten tuban yakni desa selogabus kecamatan Parengan.

banner

“Sebagai masyarakat , saya bangga kepemimpinan pak,Darmin, SE. Memang,secara akademis, beliau mumpuni, karena disumbutkan pegawai negeri ‘meger-meger’ di Perguruan Tinggi punya nama besar Yakni Universitas Airlangga ,(Unair) Surabaya, disuruh pulang kampung disuruh deso cethak kutho ben ora roso ndeso, nak gak Darmin,SE. Bisa Sumbut, yoo TER…la…lu.”, kata warga.

“Memang unsur manusiawi yakni , yakni kurang, sampai pak Darmin, durung berkesempatan membangun rumahnya sendiri, saya suka prinsip nya, Balai desa dibikin bagus dulu sebagus bagusnya, karena Balai desa merupakan parameter nya pemerintahan desa. Dan rumah sendiri yang penting bisa jadi syurganya hati, yakni keluarga damai, sehat, wayah udan ora ketrocohan wayah panas tidak kepanasan., cukup sederhana tapi memang benar adanya, itulah kesan positive”, lanjut warga.

Adapun kades guyangan Darmin, SE. sebelum fotho bersama sebagian perangkat dan Mahasiswa Unigiri yang ber-KKN, menjelaskan, bahwa” lagu dari bang rhoma irama ,jelas. Walau indah fatamorgana tapi ternyata hanya bayangan’. Dan kita berfikir ,..berlaku yang positive, jangan cuma kata menyatakan alias langkah kongkrit, dan jangan nggembosi langkah pemerintahan,desa,sendiri. Kemampuan sejauh mana sih, keuangan desa seberapa, dan itu yang harus digagas lalu dienik enik, kami memimpin tidak ingin minteri tapi nawaitu niat minterno, memahamkan, bahasa inteleknya , mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga ketertiban umum, yakni menjaga kerukunan, sesama warga. Yuuook opo ta, isite warga rukun, sehat, makmur, jalan,sejahtera cari,sendiri-sendiri, kami tetap memfasilitasi sesuai tugas dan fungsi serta kewajiban kami dipercaya melaksanakan amanah warga. Kami pola seperti lagu” tidak melarang kesenangan orang, asal kesenangannya tidak mengganggu orang lain, serta kesenangan itu memang positive, dan perbuatan terlarang itulah perbuatan yang kita larang bahkan bila perlu kita tantang. Termasuk misalnya adu domba, dombane beneran atau dalam istilah, hal itu kami pantangan bener. Nak perlu gelut po piye..he he he. Alhamdulillah, sekarang tampak kumpul, rukun, guyup. Semarak, agustusan”.

Lebih lanjut, kades guyangan Darmin,SE. yang juga mantan pemusik /musisi pemetik gitar Melody tahun 1977 ngetope dangdut desa Guyangan ,sebelum hijrah ke kota,Pahlawan. Konsep memimpin adalah ingin menerapkan pola berfikir positive, bagaimana guyangan maju dan makmur, desa jarak 2 kilometer dengan ibukota kabupaten, mosok kepangkalan bengawan saja, peradaban arah maju kog sampai kalah dengan,desa yang dipucit gunung. Khan Ter..la..lu. Jo akeh,akeh bu e durung nyeleepno gabah”, tambah komentarnya kades.

Dari data hadiah diantanya 11 gunung (maaf merk tidak penulis sebutkan karena tidak ada bea iklan), 4 jam dinding, 2 magig com, 2 kompor gas, 2 kipas angin, 2 teplon besar, 2sett cangkir muuahal.
Sedangkan hadiah panjat pring petung (maaf bukan panjat pinang, sebab penulis melacak ternyata pring/bambu, bukan pinang, hhh), hadiahnya, 1 sepeda, 2magic com, 4wajan, 1 kipas angin campur angin, 2blender, 1 jam dinding, 5 training, 5 kaos. Demikian laporan dari pantia yang,diserahkan kaur kesra Ayu temanten baru 5 hari.

Dana kegiatan bersumber dari APBDes diambilkan,dari ADD. Besarannya Rp. 25 juta, sheeeer. Sebelum berdangdut ria, ada kegiatan lomba joget holig beregu, bakiak anak, bakiak ibu ibu, semoga ini awal dan cermin kebersamaan untuk membangun desa,Guyangan tercinta.”, Ulas Kades dengan roman bahagia.

” Lanjutkan pak Darmin..!”, semangat penonton.

Tidak kalah sibuk, ketua PKK nyonya Darmin yang juga calon, DPRD Dapil 1 nomor urut 9, dari,PKPI. Dengan semangat ikut andil, termasuk korah korah dhewe, ternyata di gedung pkk masih banyak piring mangkok belum dicuci oleh seksi cuci piring, karena tertutup taplak meja makan.”Semoga ikhlasnya,dibalas suksesnya bu kades dan pak kades. Amiinn”, tambah warga.**(Ek/Red).

banner