Indonesiaku

oleh

Oleh : Ekopurnomo

HIJAU merimbuni daratannya, biru lautannya disekelilingnya, itulah negeri Indonesia, negeri yang subur serta kaya raya.

Walau kita jauh diseberang gunung, walau kita jauh di seberang pulau walau kita kita diseberang laut, kita adalah satu INDONESIA.

banner

Walau kita beda dalam bahasa daerah, walau kita beda dalam budaya (adat istiadat daerah/suku), walau kita beda dalam beragama, kita adalah satu INDONESIA.

Ingat…!
Pantas bagi bangsa lain belum tentu INDONESIA
Baik buat bangsa lain, belum tentu INDONESIA
Benar bagi bangsa lain, belum tentu bagi INDONESIA
Selaraskanlah dengan PANCASILA.

Dengan PANCASILA inilah Pilar persatuan dan kesatuan Republik INDONESIA. Sehingga diantara kita tidak ada saling menghina suatu suku bangsa sesama INDONESIA. Karena kita satu bangsa dan satu bahasa INDONESIA.

BHENIKA Tunggal ika lambang negara kita INDONESIA, walaupun bermacam – macam aliran tetapi satu Tujuan.

Namun masih ada beberapa yang berupaya merongrong kewibawaan INDONESIA. Walaupun demikian, hendaknya janganlah kalian suka dipecah belah. Ingat,….!
Gelombang kehidupan berbangsa dan bernegara, jangan suka diadu domba, yang membuat hidup ini laksana buih diatas lautan, yang,selalu ingin diombang ambingkan.

INDONESIA jangan takut dikatakan ketinggalan zaman, lalu ikut ikutan, filterlah apapun yang datangnya dari barat, jangan asal telan.

Marilah perangi korupsi , dan pungli. Masih ada muncul dengan teori melayani hanya setengah hati, jika berproses sesuai juklak, maka kesannya lama, tetapi jika nepotisme, bisa lancar lancar saja. Ironis memang, tetapi memang begitulah adanya. Ingat…..!

Selama korupsi dan pungli masih semakin menjadi, jangan diharapkan adanya pemerataan dan keadilan. Jangan dibiarkan adanya jurang pemisah yang menganga jarak si miskin dengan yang kaya. Bukankah cita cita bangsa ingin mencapai negeri INDONESIA, yang Baldattun thoyibatun wa rabbun ghafur. Amiinn.

Kemerdekaan ke ,73, semoga INDONESIA jaya & Barakallah

Penulis , Ekopurnomo
Sumber lisensi, syair pak kyai Rhoma Irama, sebagai Literatur dan sumber inspirasi. Hingga tersusunlah tulisan di online ini.

banner