Hasil SWAB PDP Balen, Berikut Paparan Dinkes Bojonegoro 

  • Whatsapp

Bojonegoro — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro akhirnya menjelaskan terkait hasil test SWAB pasien dalam pengawasan (PDP) asal Kecamatan Balen yang meninggal pada 28 maret lalu.

Hari ini rabu (08/04/2020) di Kantor Puskesmas Kecamatan Balen, Sekretaris Dinkes Bojonegoro Dr. Hernowo memberikan paparan saat kunjungan kerja dalam Kabupaten Komisi C DPRD Bojonegoro.

” Hasil rapid test RSUD sosodoro Djatikusumo, dan SWAB dari surabaya sudah keluar,” Kata Dr. Hernowo di hadapan Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro.

Hal itu menjawab pertanyaan dari Maftukan, anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra, yang mempertanyakan kapan hasil test tersebut bakal keluar.

Pasalnya saat ini masyarakat tengah cemas menantikan kepastian hasil test PDP asal Balen tersebut.

Dr. Hernowo melanjutkan, untuk hasil resmi pihaknya menunggu konfirmasi dari Kementrian Kesehatan RI . ” Sudah kita kirimkan, kita menunggu hasil resminya karena yang mengeluarkan kementerian,” Jelas Dr. Hernowo.

Sementara itu, sebanyak 27 orang yang telah kontak langsung dengan PDP, sudah dilakukan rapid test dan hasilnya Negatif.

Anggota Komisi C DPRD, Natasha Deviyanti menanyakan terkait adanya sejumlah orang yang pernah menjenguk pasien, namun belum terdeteksi keberadaannya.

” Sempat viral di media sosial mungkin teman pasien yang berfoto, padahal statusnya ini PDP tapi masih dijenguk, ini bagaimana kabarnya?,” Tanya Natasha.

Dr. Hernowo menjelaskan sudah dilakukan penelusuran terhadap orang-orang tersebut namun keluarganya tidak mengenali mereka.
Sehingga Dinkes tidak bisa melakukan test terhadap orang-orang tersebut.

Camat Balen Nanik Lusetyowati menambahkan, Keluarga pasien saat ini tengah melakukan isolasi mandiri di rumah.

Sementara untuk kebutuhan sehari-hari, pihak Desa sudah menyediakan semuanya.
” Kita lakukan juga pencegahan, di Desa tempat tinggal PDP tersebut, setiap 3 hari sekali rutin dilakukan penyemprotan.” Jelasnya.









.

  • Whatsapp

Pos terkait