Hantu Karangpacar – Cancung Muncul Sebelum Tarqim

oleh

Oleh Eko Purnomo

Lintasbojonegoro.com – Masyarakat yang dari kecamatan Bubulan hendak menuju ke kecamatan Dander, mau tidak mau harus melewati hutan belantara sekitar 7,6 km. Sebaliknya demikian.

Jikalau akan keluar dari kampung, gapura masuk hutan atau anda keluar dari cancung, disitu ada sebuah dusun bernama karang pacar.

banner

Sekitar 100 meter dari gapura ada ‘wot’ alias jembatan kecil. Penulis pernah mengalami sendiri di jembatan kecil itulah ada Peri berparas cantik berbaju putih ala cinderela. Rambutnya sebahu ngombak tembakau, wajah cantik sak klelapan mata lalu mata mencorong seperti mata kucing ketika kena sorot lampu kendaraan yang saya tumpangi bersama mas agung DP.

“Baaaar dik eko, ada orang cantik jadi jadian dik,” Kata mas Agung.

“Tidak apa apa mas, dari pada kita balik malah dihantui, terus aja, Bissmillahirahmanirrahim,” jawabku.

Vespa jalan perlahan hingga dekat pas lewat depannya, lalu saya bilang, “maaf mbak, permisi saya cuma cari nafkah”.

Tanpa dijawab sepatah katapun, tetap memandang jarak satu meter. Si mas agung setengah nggregeli, tapi saat itu saya tenang ,seraya mengamalkan dalam hati Dzikir Asmaul khusna. Setelah melewati jembatan kecil berikutnya, kepala tidak lagi jemborock, baru ngobrol lagi.

“Sampean kog blas tidak takut, mbok anggep koncomu, demit kamu panggil mbak”, tanya mas agung.

“Saya baca amalan dalam hati, makanya itulah hikmah kalau usei kentut saya wudlu mas, jagani ada apa apa terserah Gusti Allah, SWT.”, jawabku.

Tidak seberapa lama lagi, melewati tikungan berkelok namanya gunung balongpanggang, ketemu lagi ular lewat, yaa berhenti sebentar, alhasil dibelakang ada beberapa sepeda motor bakul belanja rengkek akan kulak an, legalah selama perjalanan balongpanggang-dander yang masih 5km, dan berhenti depan koramil dander ,seraya lepas lelah sambil serabi ketan minumnya wedang jahe.

Dari ngobrol bersama pemangsa,serabi ketan, cerita muncul, bahwa konon, dulu daerah cancung – clebung ada benteng persembunyian belanda, yakni arah dari kantor assper clebung sampai pertigaan antara,clebung-dander-bubulan. Dimungkinkan dulu ada noni belanda matinya entah kenapa, lalu arwahnya gentayangan, memang sering muncul pada hari hari tertentu. Hingga sekarang. Yang penting akan masuk hutan ada adabnya , yakni ucapkan salam, dan sebut, ini saya cucunya mbah dadung kawuk akan lewat, jin setan peri kayangan satupun jangan mengganggu jika tidak ingin dapat resiko dendane gusti yang memberi kita hidup dan mati. Sluman-slumun-slamet. Amiinn…..bersambung cerita mistis yang lain**(Ek/Red).

Foto : Ilustrasi

banner