Fenomena Kemarau Panjang, Petani Manfaatkan Air Embung

oleh

Reportr: Didik Saprol

 

Bojonegoro-, Fenomena alam dan cuaca yang kurang bersahabat membuat para warga kesusahan mencari air untuk menyirami tembakau, salah satunya yang terdampak dalam kemarau panjang ini dusun nggowok turut Desa Sumberharjo Kecamatan Sumberrejo.

banner

“Dalam pantauan kami hari ini jum’at tanggal 03/08/2018 dari salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya membenarkan, dalam beberapa bulan ini memang kami sangat kesulitan air khususnya dalam menyirami tanaman tembakau kami. “Tuturnya”

Untungnya ada embung di sini jadi kita manfaatkan untuk menyirami tanaman tembakau kami, itupun kami juga tidak enak dengan warga yang menggunakan embung ini untuk keperluan air bersih buat mandi dan mencuci serta keperluan rumah tangga, yang jelas sangat membantu para petani,

Dulu pernah ada yang mau menggunakan air embung ini, tapi dengan alat diesel, beruntung berkat kebijakan dan ketegasan kepala dusun dan warga setempat yang menggunakan diesel tidak di perbolehkan. “Pungkasnya”

“Di lain tempat kami berhasil mewawancarai Bapak Sasmito selaku kasun nggowok, beliau membenarkan bahwa dulu pernah ada orng yang menggunakan diesel, tapi kita beri arahan, meskipun yang bersangkutan sempat salah paham.”Ucapnya”

Saya hanya berfikir seandainya bila embung ini kering, gimana sulitnya mencari air, terus giamana nasib para petani di sekeliling embung ini.

Tidak itu saja embung ini juga di manfaatkan airnya untuk kebutuhan masyarakat seperti air bersih, mandi , masak dll.

Di tanya, apakah pihak desa atau warga tidak mengusulkan untuk pengerukan kembali agar bisa menampung debit air yang lebih banyak, sasmito menuturkan, bahwa itu sudah di upayakan dan tinggal menunggu realisasi dari pihak terkait.”imbuhnya”

Dan kami selaku kasun berupaya untuk mencari bantuan air bersih agar bisa menopang kebutuhan air di dusun nggowok khususnya dan masyarakat sekitar.

Tujuanya agar embung yang terletak di selatn dusun kami kedepan akan kita kembangkan menjadi tempat destinasi wisata.”Pungkasnya”(Red/Dik)

banner