Empat ekor sapi dan 10 ekor kambing untuk 872 Bungkus

oleh

Reporter Eko Purnomo

Lintasbojonegoro.com – Lembaga Da’wah Islam Indonesia (LDII), desa/Trucuk, di hari raya Idul adha/Qurban tahun 2018, menyembelih 4 ekor sapi dan 10 ekor kambing.

Ketua Pimpinan Cabang Trucuk Listiobudi, saat ditemui lintasbojonegoro.com, menyebutkan bahwa, pembagian tidak hanya jamaah,LDII, Akan tetapi bagi masyarakat/lingkungan yang mau menerima. Ini adalah kegiatan turun tahunan, sebagai wujud pengamalan bahwa Islam adalah Rahmatan lil Alamin. Lha dari empat ekor sapi ada satu sapi untuk 7 orang. Alias,dirombong.

banner

Selanjutnya ketua PAC Trucuk Mohammad Surib, menambahkan kegiatan korban dan silaturahmi yang bersifat open house ini memang setahun sekali. Alhamdulillah bapak bapak dari dinas kecamatan,koramil,polsek, sami kerso rawuh bersilaturahmi. Insya Allah besuk pagi ada wakil kita bersilaturahmi ke kantor.

Alhamdulillah, semua ternak sehat dan juga dipantau langsung oleh pak mantri ternak Karyono, mulai akan disembelih dan saat usei blekrek. Lanjut pak ketua PC, sekaligus kasun Kedung desa,Trucuk.

Mankes Ternak kecamatan Trucuk, Karyono, kepada,lintas bojonegoro.com, mengatakan bahwa pengechekan hewan yang disembelih untuk korban yakni sejak ternak sampai dilokasi pemotongan, setelah kami chek sehat benar,sesuai kriteria, monggo disembelih, ora sehat tak kon mbalekno nok endi nak tuku utowo sing ngrumat. Geger tak tekad senadjan khewan. Itu juga makhlug gaweane Gusti Allah – e , pe,disia siakan. Lhaa kenapa bar,di blekreq ijek kami periksa karena , untuk melihat hati , ada nggak cacing yang nempel. Engko sing ra ngerti cacing hati dikirain otot.”, ulas Mantri ternak yang juga berdarah santri.

Mantri yang sudah melanglang lintas kecamatan di Bojonegoro, utara bengawan solo, juga menyebutkan bahwa ciri ternak sehat layak untuk korban, yakni, sehat phisik bisa juga sehat jasmani,sehat rohani, (sapi /wedus edan ra entuk dipakai atas nama korban. Sing edan jagane tambul, he he). Lalu bulu halus mengkilat, mara bersih, tidak cacat phisik, sudah powel. Sapi powelnya dua tahun, kambing minimal satu setengah tahun”. (Ek/Red)

banner