Dua Warga Baureno Geram, Oknum Petugas Disdukcapil Suka Membentak

oleh

Reporter Dian

Lintasbojonegoro.com — Mendapatkan pelayanan yang santun dan ramah dari para petugas dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kabupaten Bojonegoro,
menjadi sebuah impian bagi seluruh warga Bojonegoro saat hendak membuat KTP Elektronik.

Namun hal itu menjadi mitos bagi Harsono Warga Kecamatan Baureno yang pada Kamis (06/12/2018) mengajukan permohonan KTP elektronik di kantor pelayanan Disdukcapil jalan Veteran.

banner

Harsono yang datang dengan baik – baik dan duduk di ruang tunggu harus mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari salah satu oknum petugas Disdukcapil Kabupaten Bojonegoro bernama Kaswin.

” Saya kan duduk menunggu, mau bertanya kepada salah satu petugas, tiba – tiba saya dibentak disuruh pergi oleh pak Kaswin,
‘pak kalau sudah tidak ada kepentingan, keluar jangan disini’,” Ujarnya seraya menirukan oknum petugas tersebut.

Merasa tidak melakukan kesalahan apapun dan dibentak oleh salah satu petugas Harsono pun geram dan meluapkan kekesalannya. ” Saya kesal, petugas pelayanan sikapnya seperti itu, salah saya apa? Kan bisa bicara baik-baik tidak perlu membentak – bentak orang tua,” Kesalnya.

Hal serupa juga dialami oleh pasangan suami isteri asal kecamatan Baureno yang terlambat datang untuk mendaftar permohonan KTP pada hari kamis.

Warga Baureno yang enggan disebutkan namanya tersebut datang sekitar pukul 12 lebih, saat pendaftaran permohonan cetak KTP sudah ditutup.

Sang isteri yang bertanya kepada pak Kaswin mengenai pendaftaran permohonan KTP juga merasa diberikan pelayanan yang tidak ramah. ” Rumah saya jauh, tidak tahu kalau sudah tutup, tadi di kecamatan suruh berangkat, ya saya berangkat,” Ujarnya.

Ia kecewa dengan cara penyampaian pak Kaswin yang keras dan terkesan membentak dirinya dengan suami.
” Iya orangnya triak – triak, pelayanan kok seperti itu, mementingkan masyarakat atau dirinya sendiri,” Cetusnya.

Kasi administrasi kependudukan Disdukcapil Bojonegoro Andri menyampaikan, akan melakukan evaluasi terhadap kinerja petugas yang bersangkutan.

Menurut Andri, karakter dari Kaswin memang sedikit keras, sehingga sering menimbulkan ketidaknyamanan warga selaku pemohon.

” Memang karakternya agak keras, sering saya ingatkan kalau disini,” Ujar Andri.

Kaswin merupakan tenaga kontrak bagian Akte kelahiran. Karena pihak Disdukcapil kekurangan tenaga, selanjutnya ia diperbantukan untuk bagian KTP.

Ia berharap tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait pelayanan di Disdukcapil Bojonegoro. Pasalnya perpindahan lokasi pelayanan juga bertujuan untuk menambah kenyamanan masyarakat saat mengurus administrasi kependudukan.(Dn/Red)

banner