Drs. Kusbiyanto : Dari Hati Yang Baik Kedamaian Hidup Manusia Bisa Diraih

  • Whatsapp

lintasbojonegoro.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bojonegoro secara intens menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui media dakwah kebangsaan bersama umaro’ dan ulama. Senin (2/12/2019) Bakesbangpol Bojonegoro menggelar pengajian dengan tema “Noto Ati Nandur Katresnan menuju SDM Unggul Indonesia Maju”.

Dalam pengajian kebangsaan tersebut Bakesbangpol mengahadirkan Penceramah KH. Imam Sadeli dari Kecamatan Purwosari, bertempat di halaman mushola Al Munir, Kelurahan Ngroworejo, Kecamatan Bojonegoro, serta hiburan Campursari Religi Tombo Ati dengan pemandu Gento Cs.

Muat Lebih

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro, Drs. Kusbiyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ngaji Kebangsaan tersebut mengambil tema yang disesuaikan dengan kecerdasan dan kearifan lokal. Pria berkumis yang selalu membanggakan budaya Nusantara ini mengungkapkan, manusia hidup berbangsa yang pertama harus “nata ati” atau menata hati. Yang kedua wajib “nandur katresnan” atau menanam rasa cinta sesama.

“Mari kita awali hidup damai bahagia dengan menata hati kita. Dan kita mulai dari lingkungan terdekat yakni cinta terhadap anak istri, keluarga, para tetangga, hingga cinta terhadap tanah air dan bangsa. Hanya dari hati yang baik kedamaian hidup manusia bisa diraih,” tutur Drs. Kusbiyanto

Dalam sambutannya, Kepala Bakesbangpol Bojonegoro mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa serta tidak mudah termakan provokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan.

“Proses pemilihan presiden sudah selesai dilaksanakan. Bahkan yang Bapak Prabowo yang dulu menjadi kompetitor dalam Pilpres sekarang menjadi Menteri Pertahanan. Untuk itu melalui kegiatan ini mari bersatu kembali, kita bangun niat untuk menanamkan rasa cinta kasih sesama anak bangsa, agar bangsa Indonesia semakin kuat dan disegani,” lanjutnya.

Sementara itu, KH. Imam Sadeli, dalam ceramahnya mengajak para jama’ah untuk bersama-sama nata ati, karena yang mengakibatkan ribut sesama tetangga salah satunya karena tidak bisa nata ati yang berakibat tumbuhnya sifat hasut dan sifat iri.

“Sifat hasut dan iri dalam kehidupan bernegara dan berbangsa bisa mengahancurkan bangsa Indonesia. Maka dari itu kita harus menjadi hamba yang bertaqwa dan menjadi warga negara yang setia kepada NKRI,” kata KH Imam Sadeli.

Hadir dalam acara tersebut; Kepala Bangkesbangpol Kabupaten Bojonegoro Drs. Kusbianto, Kasat Intelkam Polres Bojonegoro, AKP Akay Fahli S.Kom SIK, KBO Sat Intelkam Polres Bojonegoro Ipda Joko, Danramil Bojonegoro Kota Kapten (Inf) Sukomaulana, Kapolsek Bojonegoro Kota Kompol Eko Dhani Rinawan SH, Kabid Hubungan antar Lembaga Bangkesbangpol Kabupaten Bojonegoro Dra.Yanti, Sekcam Bojonegoro Kota Muhammad Affan S.STP MM, Kepala Kelurahan Ngroworejo Cahyo Widodo SPd, Ketua RW, RT se-Kelurahan Ngroworejo, Jama’ah Yasin serta warga setempat. ***

Reporter : Aditya Nugraha
Editor : Kuzaini

Pos terkait