DPRD : KPU Harusnya Sewa Ruangan Di Hotel GDK

oleh

Lintasbojonegoro.com – komisi pemilihan umum daerah (KPUD) kabupaten Bojonegoro mendapatkan kritikan dari salah satu wakil ketua DPRD kabupaten Bojonegoro. Meski sering melakukan rapat dan sosialisasi di hotel mewah, namun KPU Bojonegoro jarang menggunakan fasilitas hotel milik daerah.

KPUD dinilai kurang peka terhadap penggunaan anggaran dari pemerintah daerah kabupaten Bojonegoro. Diketahui KPUD mendapatkan alokasi anggaran total di APBD tahun 2017 dan 2018 kurang lebih Rp. 52 milyar.

Wakil ketua DPRD kabupaten Bojonegoro Sukur Priyanto menyayangkan rapat serta sosialisasi KPUD Bojonegoro yang tidak pernah diadakan di hotel GDK. Padahal GDK yang notabene merupakan badan usaha milik daerah tersebut membutuhkan support dari instansi pemerintahan, apalagi yang menggunakan dana APBD.

” KPU ini hampir setiap hari sosialisasi, sering sekali, ya anggaranya besar memang dari APBD,” Ujar Sukur Priyanto.

Menurut informasi yang Sukur peroleh, sosialisasi yang dilakukan oleh KPUD Bojonegoro itu hanya memakai fasilitas hotel swasta. Mulai dari hotel bintang 2 dan 3 yang ada di seputar kota Bojonegoro.

” Masak hanya hotel swasta saja, KPU Harusnya Sewa ruangan di Hotel GDK,” Cetusnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kinerja pencapaian Pendapatan asli daerah (PAD) di hotel GDK sangatlah minim. Tahun 2017 lalu GDK hanya mampu sumbang PAD sebesar Rp. 19 juta dari target Rp. 500 juta.

Politisi partai Demokrat itu menegaskan agar KPUD Bojonegoro memberikan take and give bagi Pemkab Bojonegoro. Anggaran puluhan milyar yang digelontorkan harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

Selain itu Sukur juga mengharapkan agar manajemen hotel GDK terus memperbaiki diri. Meningkatkan pelayanan serta profesionalitas, agar dipercaya oleh konsumen.

” GDK juga harus meningkatkan pelayanan, apalagi sudah mendapatkan sertifikasi hotel bintang tiga, kita akan terus support.” Pungkasnya.(Pin/Red)