Disperinaker Gandeng RTIK Garap Pemasaran Online

oleh

Reporeter : Kuzaini

LintasBojonegoro.com – Maraknya budaya ngopi sambil game online di kalangan remaja dan meningkatnya jumlah IKM (Industri Kecil Menengah) di Kabupaten Bojonegoro menjadi perhatian serius pemerintah daerah setempat. Perhatian tersebut diwujudkan dalam bentuk rintisan kemitraan di bidang pemasaran online produk IKM melalui pelatihan pemasaran online bertajuk Optimalisasi Pemasaran Online Produk IKM Bojonegoro, bertempat di ruang pertemuan Adelia Cafe, Senin (29/4/2019).

“Pemuda-pemudi yang belum mendapat pekerjaan kita sinergikan dengan pelaku IKM. Mereka nantinya diharapkan bisa mendongkrak produk IKM melalui pemasaran online dan berhasil menembus pasar lokal dan manca negara,” Kata Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kab. Bojonegoro Agus Supriyanto, SH, M.Si saat membuka pelatihan bertema Optimalisasi Pemasaran Online Produk IKM.

banner

Menurut Agus Supriyanto, pemuda-pemudi Bojonegoro yang mengikuti pelatihan ini mendapatkan materi dari nara sumber mengenai teknik pemasaran online, dan produk yang mereka jual mudah diketahui publik melalui internet dan handphone android. Usai mengikuti pelatihan mereka akan didorong membentuk komunitas pemasaran online produk-produk dari Bojonegoro.

“Jika komunitasnya sudah ada, diharapkan banyak generasi muda lebih tekun melakukan aktivitas pemasaran online daripada ngopi dan ngegame. Sehingga mereka menjadi generasi milenial yang benar-benar memiliki etos kerja tinggi,” tuturnya.

Agus Supriyanto, menjelaskan, rencana pembentukan komunitas pemasaran online produk IKM Bojonegoro dan pengurusan badan hukumnya akan difasilitasi Disperinaker.

Sementara itu Ir. Siti Mutmainah, Kepala Bidang Industri Kelmeta (Kimia, Elektronik, Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka), mengungkapkan, jumlah IKM di Kabupaten Bojonegoro mencapai 19367 unit usaha. Upaya yang sudah dilakukan Disperinaker terhadap mereka yakni memberikan pelatihan dan membantu promosi melalui berbagai pameran di tingkat kabupaten, provinsi, nasional serta dalam event car free day setiap hari Minggu di seputaran alun-alun Bojonegoro.

“Dengan adanya pelatihan-pelatihan yang difasilitasi Disperinaker dan terbentuknya komunitas pemasaran online diharapkan para pelaku IKM akan terus meningkatkan kualitas produksinya agar memiliki daya saing dalam kompetisi pasar,” kata Bu Iin, sapaan akrab Siti Mutmainah.

Kegiatan pelatihan pemasaran online yang digelar Disperinaker bekerjasama dengan Relawan Teknologi Informasi bersama Komunikasi (RTIK) Bojonegoro ini diikuti peserta sebanyak 50 orang. Mereka dilatih oleh nara sumber dari bukalapak, Mujib Burrohman. Selain mendapatkan materi pemasaran online, peserta juga dilatih pemotretan produk IKM. ***

banner