Dinas PMD dan Pemerintah Kecamatan Gelar Pemetaan dan Evaluasi BUMDesa

oleh

BOJONEGORO – Sebanyak 7 Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) di Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro mengikuti program pemetaan dan evaluasi kegiatan BUMDesa yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Bojonegoro dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) setempat.

Kegiatan pemetaan dan evaluasi BUMDesa dilaksanakan di Balai Desa Kauman, Sabtu (1/12/2018). Dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bojonegoro, Triguno Sudjono Priyo, S.STP, MM, Kasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa dan Kelurahan Dinas PMD, Drs. Ajir, beserta stafnya yakni Rudi Puji Priyono, Sp. Sedangkan 7 BUMDesa yang dievaluasi yakni BUMDesa Guyub Reksa Dana Desa Sukorejo, BUMDesa Kauman, BUMDesa Pacul, BUMDesa Campurejo, BUMDesa Mulyoagung, BUMDesa Kalirejo, dan BUMDesa Semanding.

“Pemetaan dan evaluasi ini dimaksudkan untuk mendeteksi keberadaan BUMDesa dan kinerja pengelolanya. Dengan harapan kedepannya BUMDesa menjadi lebih baik,” kata Sekcam Triguno Sudjono saat membuka kegiatan ini.

banner

Sementara itu Kasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa dan Kelurahan Dinas PMD Bojonegoro, Drs. Ajir mengatakan, digiatkannya BUMDesa di setiap desa merupakan keseriusan pelaksanaan program Nawa Cita Presiden Joko Widodo. Ia mengungkapkan, ada empat program pembangunan di era Presiden Joko Widodo yang harus dibangun dari desa yakni, BUMDesa, embung desa, sarana dan prasarana olah raga, serta produk unggulan desa.

“Bapak Presiden berharap agar program pembangunan yang dimulai dari desa ini benar-benar bisa terwujud,” kata Pak Ajir, sapaan akrab pria kelahiran Desa Sumberarum ini.

Sementara itu evaluasi terhadap 7 BUMDesa didasarkan pada enam aspek, yakni aspek regulasi dan kelembagaan, aspek pengelolaan usaha, aspek kinerja keuangan, dampak dan manfaat, kemitraan, serta aspek pertanggungjawaban. (Kang Zen)

banner