Dinas PMD Bekali Ilmu Penguatan Dan Pengembangan BUMDesa Pada Camat, Kades Dan Pengurus BUMDesa

oleh -421 views

lintasbojonegoro.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bojonegoro, menyelenggarakan pembekalan dan pelatihan pelaksanaan program penguatan dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) tahun 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Dinas PMD setempat, Senin (20/5/2019).

Pembekalan dan pelatihan ini diikuti 130 orang, terdiri dari Camat, 42 Kepala Desa (Kades) dan 42 Ketua BUMDesa dari yang tersebar di 28 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, serta 25 orang pendamping BUMDesa.

Plt. Kepala Dinas PMD Kabupaten Bojonegoro, Faisol Ahmadi, SH, mengatakan, pembekalan dan pelatihan tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi desa melalui pemberdayaan kelembagaan dan pengelolaan usaha ekonomi masyarakat. “Diharapkan BUMDesa akan menjadi lembaga ekonomi desa yang mandiri dan profesional,” ungkapnya.

banner

Sedangkan tujuan program penguatan dan pengembangan usaha BUMDesa yaitu; Menguatkan kapasitas kelembagaan BUMDesa guna meningkatkan perekonomian desa dan Pendapatan Asli Desa (PADes), menguatkan kapasitas pengelolaan usaha BUMDesa berbasis pada pemberdayaan potensi desa sesuai kebutuhan masyarakat dan peluang pasar, serta mengembangkan usaha BUMDesa melalui akses permodalan, kemitraan, akses pasar serta berbagai kegiatan kreatif dan inovatif.

Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Bojonegoro, Djoko Lukito, M.Si, menjelaskan, pembekalan dan pelatihan pelaksanaan program penguatan dan pengembangan BUMDesa ini merupakan pelaksanaan 17 program Bupati Bojonegoro periode 2019-2024 khususnya point 8 tentang program permodalan UMKM untuk BUMDesa berbasis wisata agribisnis

Demi terlaksananya program tersebut, kata Djoko Lukito, Pemkab Bojonegoro menyalurkan Bantuan Keuangan Desa sebesar Rp 100 juta kepada desa untuk selanjutnya dijadikan dana penyertaan modal dari Pemdes ke BUMDesa. Dan harus tertuang dalam Peraturan Desa (Perdes).

Dalam pembekalan dan pelatihan ini, Dinas PMD menghadirkan tiga orang nara sumber, masing-masing Kasidatun Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Aditia Okto Tohari, SH, Kanit Tipikor Polres Bojonegoro, Aiptu Pardi dan Pak Didit Sugiarto, Sekretaris BPKAD Pemkab Bojonegoro. Nara sumber dari Kejaksaan dan Polres menyampaikan materi yang hampir sama, yakni tentang ketelitian perencanaan program dan akuntabilitas penggunaan anggaran.

Sedangkan nara sumber dari BPKAD menyampaikan materi tentang tata cara penyaluran Bantuan Keuangan dari Pemkab ke Pemerintah Desa. “Bantuan untuk penyertaan modal BUMDesa ini harus lebih dulu tertuang dalam Peraturan Desa. Jika belum dimasukkan kedalam Perdes maka bantuan dari Pemkab tidak bisa cair,” kata Pak Didit. (Kang Zen)