Destinasi wisata Religi Tinawun sudah dibahas

oleh

Reporter Eko Purnomo

Lintas Bojonegoro.com —
Warga Desa Tinawun Kecamatan Malo,
Kabupaten Bojonegoro bisa bersiap siap untuk menuju tinawun lebih maju lagi bersama kepemimpinan kades H.Abd.kharim, SH.

Karena apa… ?, baca setengah lengkapnya saja…!

banner

Berikut cuplikannya, hari selasa (18/9/2018), dalam musyawarah akan direncanakan pembukaan destinasi wisata Wali nggotong desa Tinawun yakni mbah Syech Zakaria.

Dan untuk wisata kulinernya, yakni Sate Menjangan. (kijang ternak bukan kijang mobil).

Menurut sang kades tinawun, H.Abd. Kharim, SH. Ini terobosan baru yang sedang berproses, termasuk kijang yang akan dijadikan kuliner andalan top markotopnya.

Sudah ditangkarkan, kijangnya. Soalnya harga per porsi nanti dihitung, kembali ke masalah pokok yakni fasilitas yang sudah dirembuk diantaranya, pembangunan, Gapura identitas, jalan setapak, mushola, gashebo, kios cinderamata, tempat parkir, tempat selvi, kuliner sate kijang/sate rusa. Dll. Termasuk kuda untuk penjelajahan.

“yang penting jangan sampai melakukan mesum, soalnya belakang ,samping kanan, samping kiri masih hutan belantara, ntar dibikinkan jalan usei dzikir lihat panorama indah hawa sejuk, terus mbenggok masuk hutan, neko neko jangan sampai”, pesan moral dari kades Tinawun yang juga ngefans lagu lagu pak Haji Rhoma Irama.

Lebih lanjut, pak Haji Kharim (Sapaan akrab kades tinawun,), disekitar tempat muksanya mbah,Wali Zakaria ini, masih banyak gerumbul wingit, mulane nawaitunya untuk berdzikir dan refreshing yang,selalu menjaga norma norma agama utamanya, senadjan bawa teman cantik seperti norma yunita maupun mirip ayu klinthing klinthing.

Hadir dalam acara rembug masalah itu berkaitan sosialisasi Bantuan keuangan Desa untuk hal wisata tersebut, diantaranya, semua perangkat, RT,RW, hangsip/linmas, serta tokoh,agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda. Kira kira yang hadir 64 orang termasuk Bhabinkamtibmas Brigadir Edy, soalnya hitungan penulis 58 lha tukang usung usung kotak snack, bagian kongkonan juga ada

“Terus terang ini tidak ada sangunya lho yaa”, kata pak kades tinawun seraya mengakhiri sambutannya.

Camat Malo Mohammad arifin, S.Sos.MSi. Membenarkan,adanya tempat tempat wisata di malo, yang edukasi maupun relligy. Dan,semua ini masih tahap penyempurnaan dan tahap mendulang yang layak dipopulairkan. Termasuk ada sumur tua tinggalane era belanda, makam kalang, dan lain lainnya, bahkan ada yang masih yang heboh lagi berbau mistis, sementara yang ada Celengan rendeng/gerabah, mbah wali kidangan, mbah zakaria, guwo kikik, peternakan rusa jawa.

” Dengan maraknya destinasi ini, insya Allah, selain menambah wawasan untuk berinovasi juga bisa meningkatkan pendapatan ekonomi, dan masyarakat semakin sadar PBB, terhitung tgl 18 full ,PBB Kecamatan Malo, lunas”, ulas camat yang juga mantan guru agama sebelum jadi PNS.(Ek/Red).

banner