Desa Terluas di Kecamatan Kedewan

oleh

Reporter Eko Purnomo

Lintasbojonegoro.com — Walau hampir 1/3 dari luasnya wilayah kecamatan kedewan, tetapi selisih dana kucuran pemerintah hampir selisih sedikit dengan desa sedikit penduduk, itulah desa,Hargomulyo .

Desa Hargomulyo,terdiri dari dusun Sendangilo, tumo, bayangan, mayang, ngrowo, adalah satu satunya desa yang banyak potensi ,akan tetapi belum pernah dapat pelatihan dari dinas industri, yang sebenarnya ditunggu oleh warga .
Walau desa dalam peta negara, berbatasan langsung,dengan antar provinsi, letak geografinya berada di tengah tengah kawasan hutan KPH Cepu Divre Jawa Tengah. Namun demikian penduduknya identik orang tamping, akan tetapi jarang heran, didesa yang dipimpin oleh kades Hargomulyo Sudarsono dengan ketua PKK Juartiningsih, sebagai kampung INGGRIS pertama kali di kabupaten Bojonegoro, tetapi kurangnya publikasi. Kampung Inggris tersebut yakni dusun Tumo rt. 2/rw . 4, serta peternakan sapi rakyat pertama di Bojonegoro sebelum adanya peternakan di kecamatan Tambakrejo, Kasiman, dan lainnya, tetapi peternakan Lembu Suro dusun Mayang yang memiliki hampir seratus ekor sapi tersebut berawal dari beberapa ekor. Ini menandakan bahwa sukses karena ada niat yang sungguh sungguh. Oleh karena itu kadesnya berharap perhatian pemerintah bahwa desa Hargomulyo layak pula dijadikan produsen sapi EP (putih).” Bisa di chek sak wayah-wayah, tidak harus dikabari sebelumnya, kebetulan sapi milik warga Hargomulyo bila diitung rata rata per KK memiliki @ 3 ekor.(maksudnya memang,ada beberapa KK tak punya sapi,akan tetapi tidak,sedikit personal warga punya puluhan sapi).

banner

Kades Hargomulyo yang juga kreatif memelihara serta jual beli ‘Cow’, ini identik tidak suka bermain api, oleh karena itu, walau desanya seluas 1/3 wilayah kecamatan, dana kucuran pemerintah juga tidak selisih jauh dengan desa yang cupet/Sempit, namun pembangunan phisik semua sampai tujuan dan terkondisikan. Tetapi harapan untuk mendapatkan PTSL untuk penguat status kepemilikan tanah bagi warganya belum juga terkabulkan.”gimana caranya lancar agar dapatnya program PTSL tersebut ?”, tanya kades yang terkenal ramah dan bijaksana serta pecinta Jambu Alas.

Dari selama memimpin hampir 5 tahun, memang tidak full jam kerja di Balai Desa, tetapi Kantor desa di hari kerja tetep buka pelayanan full, terutama hari pasaran pon & wage, terus terang ada dikantor sekitar 2 jam, terus terang yakni kerja sampingan jual beli sapi. Tetapi pertanggung jawaban bidang pemerintahan desa dari segala bangunan phisik maupun administrasi full beres.”bila ada hasil yaa untuk ngopi bersama perangkat serta untuk tambahan insentif diluar gaji dan tunjangan. Dan jual beli sapi hidup maupun jagal sudah bertahun tahun sejak masa sekolah, sudah bisnis persapian dan per-kerbau-an.

Untuk bangunan phisik yang sudah dicapai selama dijabat oleh Kades Hargomulyo Sudarsono, didampingi kasi,PMD Kedewan,Suwanto (mbah kung), diantaranya:
Pavingisasi rt. 1 rw.1- 300 meter, rt.4 rw.1- 100 meter, rehab balai desa , pavingisasi rt.5 rw.1 – 100 meter, rt.6-7 rw.1-400 meter, rw 2 (dusun mbayangan), rt.2 rw.2 sepanjang 250 meter. Jembatan poros sendangilo -mbayangan 4 buah, jembatan + Paving 500 meter. Dangilo rt.1 =500 meter, ndangilo rt. 2= 100 meter, TPT kanan kiri 800 meter, paving rt.5/rw.3 = 250 meter, jasmas rt 5 (jalan lingkungan) = 100 meter, DD= 250 meter, paving jalan lingkungan (dusun Tumo),=250 meter. Jembatan + paving Rt. 1 rw.4= 100 meter+ 150 meter. TPT/plengsengan rt.2 rw. 4, panjang 50 meter tinggi 2,5 meter. Bedah rumah 6 unit, ODF target 300 ratus realisasi 257 . Jalan,Usaha Tani /JUT (pedel) rt.2.rw.2 =100 meter + 300 meter, pamsismas 2 dusun (ngrowoloji-mbayangan), plengseng kuburan 100 meter. Penerangan jalan 7 titik, jembatan mayang rt.2. rw. 5 . Paving rt.1 rw. 5= 100 meter, rt.2 rw.5= 200 meter.

Selain infrastruktur juga mendapatkan bantuan alat pertanian, yakni traktor 4 unit, potong rumput 1 unit.”utamakan kekompakan tugas, sesuai tupoksi, saling menghargai , selalu musyawarah, tak malu minta petunjuk jika belum tahu, melayani masyarakat dengan tulus”.

“Intinya ,pak sudarsono demi kebersamaan,dan kemajuan desanya, beliau rela berkorban. Tanggung jawab. Harapannya, yakni ingin dapat bantuan untuk plengsengan sungai batas antar provinsi sepanjang 1 km, sebab Bila diukur muncul masalah baru antar privinsi, sebab tanah kawasan,desanya yang,selalu tergerus arus saat musim hujan. Serta normalisasi chek dam, pamsismas untuk sendangilo, pertanian diharapkan membantu pengisian lumbung, sedangkan dinsos diharapkan bantuan mushola”, ulasan kedes hargomulyo bersama kasi PMD,kedewan”

banner