DESA Ngasem Paling,Tertib Administrasinya, di Susul Desa Ngantru

oleh

Lintasbojonegoro.com

ITULAH Hasil dari disiplin tata kelola Administrasi yang diterapkan oleh kades Ngasem Suwondo, SE.MM. Sehingga camat ngasem Machmudin, AP.MM. Memberikan,Apresiasi pada desa Ngasem disusul,desa Ngantru, dan ada desa yang masih perlu adanya,diperhatikan,secara khusus bidang administrasi yakni desa Kolong.

Untuk 14 desa selain tersebut diatas, adalah berjalan normal, serta kekurangannya normatif, dan untuk tahun 2019, Insya Allah sudah menerapkan Siskuedes yang,secara teori dilaksanakan tahun 2018. Karena dalam Permendagri nomor 20 tahun 2018 harus singkron dengan,syskuedes, dan juga system pencairan dana adalah sesuai juknis, suatu misal yakni yang benar benar apa yang mereka butuhkan, sebagaimana harapan masyarakat. Dan menerapkan,system,sesuai aturan yang harus dijalankan itu adalah sebuah konsekwensi, bila nanti ada kades yang belum mau memahami, bukan berarti kami,sebagai,Camat ingin ‘angel-angel/mempersulit’ pencairan dana, tetapi system. Alhamdulillah 2019, kecamatan ready . Termasuk kolong semoga juga bisa mengejar kekurangannya, karena masih ada waktu 2 bulan. Lagi pula untuk desa selatan ngasem, sinau bersama di desa mediunan/sekdes Mediunan, sedangkan utara ngasem sinau barengnya di Abah Khoiri (Bareng/mantan carik Baren), sekarang staf pemerintahan kantor kecamatan).
“Kami secara kasat mata belum pernah memberikan reward, untuk punishman, ya belum juga, cuma desa kolong, pernah kasi Pem kecamatan ngasem, Maji, SH. dan beberapa staf untuk ngantor di kantor desa Kolong, guna membelajari administrasi untuk perangkat desa kolong. Penerapan disiplin administrasi maupun pelaksanaan phisik, tujuannya adalah, bekerja lancar, aman, sesuai,aturan, merubah pola yang kurang bener menjadi bener, jurus, tegas menjawab. Akhirnya bisa enjoy, dan Jeneg”, himbau Camat Senior, seri Lulusan,STPDN.

banner

“Untuk ngasem, sesuai /klop perencanaan, antara phisik dan,admint, termasuk ngantru, yang lain (14 desa: Wadang, jelu, jampet, bareng, tengger,sambong, dukohkidul, ngadiluwih, sendangharjo, trenggulunan, butoh, stren, mediunan, bandungrejo masih ada kurangnya,sedikit,sedikit . Kolong masih perlu pengawasan dan perhatian khusus). Bahkan dua bulan yang lalu, dalam seminggu kasi Pem Ngantor dikolong.”maaf ini masih suasana duka, untuk pak kades kolong (anaknya meninggal), kita,colling down, nopember baru evaluasi lagi”, Ulasan Camat Ngasem.

Selanjutnya kades,Ngasem, Suwondo, SE.MM. Menyebutkan bahwa, pencapaian nominasi terbaik Administrasi yakni diawali, disiplin, tertib pembukuan (Administrasi sekecil apapun dibukukan,), mencatat surat keluar,surat masuk, kebersamaan , perangkat,sesuai Tupoksi, tidak mengabaikan binaan pak Camat walau bersifat secara berkala/tidak rutin tiap hari. Masing masing pemeran pemerintahan desa ngasem, memiliki rasa tanggung jawab, atas tugas dan kewajiban. Transparan, tidak tebang pilih, sinergy. Maaf jo akeh,akeh ni persiapan untuk tingkat kabupaten, nDaa”.***(Ekopurnomo/lintasbojonegoro com).

banner