Dandim Hingga ADM Perhutani Mendapatkan Penghargaan dari Bupati Bojonegoro

oleh -189 views

Bojonegoro,- Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar upacara peringati Hari Jadi ke-342 Kabupaten Bojonegoro sekaligus Hari Jadi ke-74 Pemerintah Provinsi Jatim, di alun-alun Bojonegoro, pada Minggu (20/10/2019). Dalam upacara tersebut diberikanlah penghargaan kepada 4 Pejabat  yang telah membantu dalam upaya pembangunan di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Empat Pejabat yang mendapatkan penghargaan pada Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro tersebut,  diantaranya :

banner

1. Piagam Malowopati Bidang “Ketahanan Sandang, Pangan, Dan Papan” diberikan kepada Letkol Infantri Bambang Hariyanto.

2. Piagam Malowopati  Bidang “Stabilitas Keamanan” diberikan kepada Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadly, S.I.K, M.H., M.Si .

3. Piagam Malowopati Bidang “Percepatan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Di Kawasan Hutan” diberikan kepada Kepala Administratur Perum Perhutani KPH Bojonegoro, Bapak Dewanto, S.Hut, Msc .

4. Piagam Malowopati Bidang “Percepatan Pembangunan Bidang Infrastruktur Pengairan” diberikan kepada Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Bapak Ir. Charisal Akdian Manu, M.Si .

Upacara tersebut dipimpin oleh Kabag Perlengkapan Yusnita Liasari selaku Komandan Upacara dan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, hadir pula Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto, Pj. Sekda, Forkopimda, Pimpinan DPRD Kab Bojonegoro, Komisioner KPU Dan Bawaslu Kab Bojonegoro, OPD, Camat, Tokoh Lintas Agama, Kepala Desa se-Kabupaten Bojonegoro, Organisasi pemuda, organisasi politik, Mahasiswa, pelajar, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Upacara peringatan Hari Jadi ke-342 Kabupaten Bojonegoro tahun 2019 ini mengangkat Thema ”Membangun Bersama Masyarakat Makmur Sejahtera”. Dalam pidatonya, Bupati Bojonegoro menyampaikan bahwasanya peringatan Hari Jadi ke-342 Kabupaten Bojonegoro merupakan rangkaian sejarah perjalanan panjang menuju Bojonegoro hari ini.

Semoga menjadi momentum evaluasi pembangunan Kabupaten Bojonegoro yang berjalan saat ini. Bupati Bojonegoro menganalogikan pelaksanaan Pembangunan  Bojonegoro diibaratkan seperti sebuah bangunan rumah, agar bangunan tersebut dapat berdiri tegak dan berfungsi maksimal harus ada pondasi yang kuat, disokong oleh pilar-pilar yang kokoh, serta dilindungi atap yang kuat pula.

Dengan semangat dua pilar “Ngayomi dan Ngopeni” yang mengandung makna pembangunan diarahkan memberikan perlindungan, rasa aman dan rasa tentram bagi semua. Dengan semangat Ngopeni, pimpinan dan aparatur Pemerintahan berkomitmen untuk menjaga,merawat, melayani rakyat dan melaksanakan pembangunan berdasarkan skala prioritas dan prinsip kerakyatan dalam mewujudkan kesejahteraan. Komitmen Ngayomi dan Ngopeni diwujudkan dalam Sapta Dhasa Kridha 17 prioritas pembangunan yang semuanya difokuskan untuk menurunkan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Tujuh belas program tersebut telah berjalan satu tahun terakhir dan menunjukkan hasil yang menggembirakan.